Dilarang Beli Rumah di Empat Kota di China Ini

Bayi Panda
Sumber :
  • China Daily/via REUTERS

VIVA.co.id – Empat kota di China mengumumkan kebijakan barunya di sektor properti, yaitu pembatasan pembelian rumah, atau berbagai jenis properti lainnya. Hal ini, untuk meredam kenaikan harga rumah yang terjadi karena ulah spekulan. 

img_title Xi Jinping Bakal ‘Bersih-bersih’, Lebih dari 40 Anggota Komite Sentral Terancam Dicopot

Dilansir dari Reuters, Senin 3 Oktober 2016, keempat kota tersebut adalah Chengdu, Jinan, Wuhan, dan Zhengzhou. Langkah ini dilakukan pemerintah setempat, sebagai upaya mencegah penggelembungan bisnis sektor properti. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengucuran kredit di sektor itu juga diperketat. Serentetan kebijakan sektor properti telah dikeluarkan pemerintah selama dua minggu terakhir. 

img_title Timnas Indonesia U20 TC di China Jelang Piala Asia U20 2027, Ada Uji Coba Lawan Tuan Rumah

"Ini menunjukkan China sudah mencapai konsesus bahwa kekhawatiran tentang overheating  di pasat properti telah membayangi perekonomian," tulis OCBC dalam sebuah penelitian. 

Langkah ini, dinilai baik dilakukan pemerintah negeri tirai bambu tersebut. Apalagi, perekonomian China kini sangat berpengaruh baik di kawasan maupun di dunia. 

img_title Korban Tewas Banjir Bandang di Perbatasan Nepal-China 1.403 Orang, 6.150 Masih Hilang

Sebagai informasi, saat ini banyak kota-kota kelas ekonomi menegah di China, yang menjadi incaran para spekulan properti. Sebelumnya, Tianjin, Hefei dan Suzhoujuga melakukan pembatasan pembelian rumah karena harga yang melonjak. 

Harga rata-rata rumah baru di 70 kota besar di China, naik 7,9 persen pada Agustus dari harga Juli. Hal itu diungkapkan Biro Nasional Statistik di negara tersebut. (asp)

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan saat melakukan pertemuan dengan pejabat China.

Luhut Temui Pejabat China Bahas Utang Whoosh, Ungkap Keberlanjutan Proyek Kereta Cepat

Luhut datang langsung ke China untuk membahas masalah utang Whoosh. Diketahui, pemerintah menyiapkan pengambilalihan 60 persen saham KCIC serta evaluasi nilai saham PSBI.

img_title
VIVA.co.id
19 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut