CEO Twitter Kirim Memo ke Karyawan, Tanda Bakal Dijual?

CEO sekaligus pendiri Twitter, Jack Dorsey.
Sumber :
  • REUTERS

VIVA.co.id – Chief Executive Officer (CEO) Twitter, Jack Dorsey, mengungkapkan kembali mengenai salah satu misi perusahaannya, yaitu sebagai ‘jaringan berita rakyat’. Bos Twitter itu menegaskan hal tersebut sebagai salah satu misi Twitter itu kepada karyawannya melalui sebuah memo internal.

img_title Dari Ponsel ke AI, 30 Tahun Perubahan Cara Orang Indonesia Menjalani Hidup

Memo tersebut seakan-akan menjadi jawaban tidak langsung dari bos Twitter itu di tengah isu penjualan perusahaan, meski memo tidak membahas proses penjualan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Twitter adalah apa yang terjadi dan apa yang semua orang bicarakan (secara harfiah). Berita dan bicara. Kita adalah jaringan berita rakyat," tulis Dorsey dalam memonya, dikutip Reuters, Selasa 11 Oktober 2016.

img_title Teknologi di Balik Prebiotik Cair yang Mulai Dikembangkan di Indonesia

Tak berhenti pada hal itu saja, dalam kalimat selanjutnya, Dorsey menulis dengan nada yang dapat memompa semangat para karyawannya.

"Jadi, mari kita tunjukkan kepada mereka apa yang telah kita buat dan berikan melalui Twitter yang lebih baik dan cepat daripada yang mereka pikirkan. Kita bisa melakukan hal ini setiap hari. Kita bisa melakukan ini!" tegas Dorsey.

img_title Rahasia di Balik Teknologi Cat Cepat Kering

Diberitakan sebelumnya, Twitter sebagai media sosial selama 10 tahun telah mendapat sorotan, karena dinilai kurang bersaing dengan pemain media sosial lainnya, seperti Instagram hingga Facebook.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Twitter resmi melantai di bursa pada November 2013 dengan nilai US$26 per lembar sahamnya. Nilai tersebut naik menjadi US$74 sebulan kemudian, usai Twitter melakukan Penjualan Saham Perdana (IPO). Tetapi, setelah itu saham Twitter terus mengalami penurunan. Saham Twitter ditutup pada Senin kemarin dengan nilai US$17,56 per sahamnya.

Pada akhir Oktober 2016 ini, beredar kabar Twitter akan menyepakati penjualan perusahaan terhadap dua perusahaan yang diisukan akan membelinya, yakni Walt Disney dan Salesforce.com.

Telkomsel Enterprise melalui DigiAds membantu bisnis menghubungkan aktivitas pemasaran digital dengan aksi konsumen

Dari Ponsel untuk UMKM, Telkomsel Enterprise Dorong Pemasaran yang Lebih Terukur

Lebih dari 20.000 konsumen mencoba Rinso melalui warung DigiPOS, dalam kampanye yang turut berkontribusi pada pertumbuhan penjualan General Trade di Jawa Barat.

img_title
VIVA.co.id
15 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut