Besarnya Potensi Zakat, Solusi Mengentaskan Kemiskinan

Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Iskan Qolba Lubis
Sumber :

VIVA.co.id – Potensi zakat ke depan diprediksi  akan sangat besar, bukan tidak mungkin jika potensi zakat mencapai Rp120 triliun mengingat laporan harta kekayaan masyarakat (tax amnesty) Rp3000 trilyun.

img_title Baznas Usul Zakat Jadi Pengurang Pajak, Minta DJP Lakukan Uji Coba di Aceh

"Jika kita ambil 2,5 persen saja, tentunya sudah mendapat nilai yang besar, belum lagi potensi wakaf tunai. Koordinasi antar elemen-elemen zakat pemerintah dan swasta juga perlu dibenahi," kata Wakil Ketua Komisi VIII Iskan Qolba Lubis, Jum'at 7 Oktober 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Iskan, jika pengelolaan antar lembaga zakat ini disatukan, hal itu dapat menjadi kekuatan yang dapat mengentaskan kemiskinan di lingkup paling bawah.

img_title Baznas Beberkan Manfaat Pembayaran Zakat Kurangi Beban Pajak

"Saya contohkan yayasan yang memiliki tanah, saat ini banyak investor dari timur tengah yang mau berinvestasi. Kalau dibangun gedung bertingkat dan disewakan akan menghasilkan uang triliunan dalam setahun," ujarnya.

Ditambahkannya, ke depan Badan Amil Zakat perlu ditingkatkan kemampuan SDM dan kantornya perlu dibangun yang representatif agar punya daya tawar yang lebih tinggi.

img_title Zakat Diusulkan Jadi Pengurang Pajak Secara Penuh, Ini Penjelasan DSN MUI

Selain itu, Badan Amil Zakat juga diharapkan dapat menjadi koordinator antar lembaga zakat swasta. Sehingga target penyerapan zakat bisa tercapai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Apalagi dengan sistem IT yang canggih sekarang, bisa diterapkan untuk mengkoordinir zakat secara  nasional. Kita akan tambahkan anggarannya,"ujarnya.

Politisi F-PKS ini juga menginginkan agar Badan Amil Zakat anggarannya harus dipisah dengan kementerian terkait. Tetapi dalam hal ini, tentu harus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial.  (www.dpr.go.id)

Wakil Ketua Umum (Waketum) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Cholil Nafis

MUI Harap Menkeu Baru Pertimbangkan Zakat Sebagai Tax Credit

Ketua DSN MUI Cholil Nafis berharap zakat dijadikan sebagai pajak tax credit, sehingga orang membayar zakat ada motivasi keagamaan, ada motivasi kenegaraan

img_title
VIVA.co.id
16 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut