Induk Google Punya Cara Menjanjikan Basmi Zika dan Dengue
- REUTERS/Paulo Whitaker
"Ini adalah bidang yang bagus sesuai moto Anda yaitu 'dont be evil' (moto Google). Skema ini mungkin dirilis tanpa membahayakan persetujuan masyarakat yang mana selalu menjadi dasar pengendalian nyamuk," jelas biologis evolusioner dari Max Planck Intitute Jerman, Guy Reeves.
Misi Verily tersebut juga mendapat kredit dari petinggi Alphabet. Executive Chairman of Alphabet, Inc, Eric Schmidt berpandangan skema menggunakan bakteri Wolbachia merupakan opsi yang patut ditunggu.Â
"Bisakah nyamuk yang disterilkan membantu menghentikan demam berdarah dan Zika?. Sebuah pendekatan yang menjanjikan," tulis Schmidt dalam akun Twitternya.
Gen egoisÂ
Sebelum sampai pada pilihan skema membasmi nyamuk dengan Wolbachia, Verily telah menimbang berbagai ide pengendalian nyamuk.Â
Salah satunya yaitu ide yang muncul yaitu melahirkan gen yang berkendara. Dalam ide ini, peneliti dimungkinkan membangun DNA 'egois' nyamuk yang akan diturunkan ke keturunan mereka dan akhirnya meracun anak cucu nyamuk tersebut. Namun, Upon mengatakan, ide tersebut terbilang kontroversial dan masih sangat awal, sehingga butuh pembuktian dan keamanannya.Â
Demi menemukan solusi membasmi nyamuk penyebar virus itu, Verily bahkan sampai melewatkan kesempatan untuk mengakuisisi Oxitec, perusahaan Inggris yang telah menguji nyamuk dengan gen yang dimodifikasi. Verily belakangan lebih memilih mengakuisisi Intrexon, perusahaan biologi sintetik AS, dengan nilai US$160 juta.Â