Komisi X Ingatkan Presiden Soal Pelanggaran Hak Cipta

Anggota Komisi X DPR, Anang Hermansyah.
Sumber :

VIVA.co.id – Anggota Komisi  X DPR RI Anang Hermansyah mengapresiasi paket kebijakan reformasi di bidang hukum. Hanya saja, Anang mengingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyentuh masalah pembajakan dan pelanggaran hak cipta.

img_title Agnez Mo Digugat Ari Bias Lagi, Ini yang Dipersoalkan soal Lagu Bilang Saja

"Di pelanggaran hak cipta, uang yang beredar bisa dipastikan melebihi nominal operasi tangkap tangan (OTT) yang terjadi di Kementerian Perhubungan kemarin. Kebijakan reformasi di bidang hukum harus menyentuh di sektor hak cipta ini," kata Anang di Gedung DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Rabu 12 Oktober 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Anang, reformasi di bidang hukum harus menyentuh supremasi hak cipta. Anang menyebutkan UU No 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta telah tersedia. Hanya saja, ujarnya, implementasi di lapangan masih belum maksimal.

img_title Menkum Supratman Tegaskan Tak Pernah Terbitkan Hak Cipta Sound Horeg

"Penyebabnya, misalnya, karena peraturan menteri yang belum tersedia. Sebenarnya yang terpenting soal komitmen penegak hukum dan aparat di lapangan," ujarnya.

Musisi asal Jember ini menambahkan, jika pemerintah serius mereformasi penegakan hak cipta, ia yakin mendatangkan penerimaan keuangan negara.

img_title Karya Jurnalistik Dieksploitasi Platform Digital dan AI, Pemerintah Percepat Revisi UU Hak Cipta Rampung Tahun Ini

"Kalau pemerintah serius menegakkan hak cipta, penerimaan negara dari sektor ini tidaklah kecil. Tapi sangat besar," katanya.  (webtorial) 

Deklarasi Bersama ASEAN lahirkan kesepakatan untuk lindungi karya jurnalistik dari eksploitasi platform digital dan AI.

ASEAN Sepakati 4 Komitmen Pelindungan Karya Jurnalistik dari Eksploitasi Platform Digital dan AI

Deklarasi Bersama ASEAN sepakat melindungi karya jurnalistik dari eksploitasi platform digital dan AI, memperkuat hak cipta, serta mendorong negosiasi kolektif.

img_title
VIVA.co.id
11 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut