Ini Alasan Wanita Gemar Berburu Barang Preloved

Barang preloved di Irresistible Bazaar
Sumber :
  • VIVA.co.id/Bimo Aria Fundrika

VIVA.co.id – Bermerek, berkualitas tinggi dan dijual dengan harga miring, hal inilah yang menjadi daya tarik tersendiri dari barang-barang preloved. Preloved sendiri adalah istilah untuk produk yang pernah dimiliki seseorang dan dijual kembali oleh pemiliknya namun masih memiliki nilai yang tinggi, dan dirawat dengan baik.

img_title Ekosistem Fesyen Lokal via Discovery Commerce Makin Menguat di Indonesia Fashion Week 2026

Ini pulalah yang menjadikan alasan banyak pembeli, khususnya para pembeli wanita yang berburu barang-barang preloved bermerek. Seperti yang dilakukan oleh Indah, yang sengaja menyempatkan diri untuk mengunjungi Irresistible Bazaar, bazar yang menjual barang-barang preloved bermerek dengan harga murah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya ke sini rencana cari tas, tapi ini belum dapat juga sih, masih lihat-lihat saja," kata Indah, saat ditemui di Irresistible Bazaar, yang diadakan di Mall Grand Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis, 12 Oktober 2016.

img_title Brand Lokal Unjuk Gigi di JSD Blok M Festival 2026, Hadirkan Fesyen, Musik, hingga Kuliner

Indah sendiri mengatakan, bahwa alasannya sendiri, memilih barang preloved, karena ia bisa mendapatkan barang dengan merek terkenal dengan harga yang lebih murah dan terjangkau.

Ia mengaku tidak memiliki koleksi khusus untuk barang-barang dengan merek tertentu. Ia hanya membeli barang yang menurutnya menarik.

img_title Belanja Live Streaming Jadi Tren Baru Penggerak Transaksi E-Commerce

"Enggak ada sih, tapi sedapatnya, mau lihat-lihat saja. Seketemunya saja tidak ada barang khusus," kata dia.

Ia pun tidak memiliki anggaran khusus untuk berburu dan mengoleksi barang-barang preloved. Dia mengaku biasa membeli barang-barang preloved secara online atau mendatangi bazar.

Lain halnya dengan Meity, wanita yang tinggal di bilangan Jakarta Selatan ini mengatakan, dirinya memang ingin mencari sebuah tas bermerek Hermes.

"Iya, sengaja datang ke sini, mau lihat-lihat, kali saja ada yang bagus dan murah. Saya rencana sih mau cari Hermes," kata Meity.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengaku memiliki beberapa koleksi tas beragam merek di rumahnya, mulai dari Hermes hingga Channel. Sama seperti Indah, ia juga tidak pernah menganggarkan secara khusus kebutuhan untuk membeli barang-barang preloved.

Tas Hermes

UMKM Binaan Pertamina.

Kisah Anarita Bangun Bisnis Narita Shibori hingga Jadi UMKM Fesyen Inklusif

Anarita, pendiri Narita Shibori, UMKM fesyen asal Bandung yang mengembangkan teknik pewarnaan kain shibori menjadi berbagai produk yang menjadi semakin bernilai tambah.

img_title
VIVA.co.id
7 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut