Substansi Sistem Perbukuan Perlu Diatur

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra
Sumber :

VIVA.co.id – Pengaturan substansi perbukuan secara nasional diperlukan untuk pengembangan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan, informasi maupun hiburan.

img_title Jangan Asal Checkout Biar Gak Nyesel! Pahami Aturan Main Pakai Paylater

"Dengan pengaturan itu, saya berkeyakinan melalui buku yang memuat nilai-nilai dan jati diri bangsa Indonesia merupakan upaya memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai amanat UUD 1945," kata Ketua Tim Panja RUU Sistem Perbukuan Komisi X DPR, Sutan Adil Hendra di Kantor Prov Jambi, Jum'at 14 Oktober 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut SAH, sapaan akrabnya, sungguh sangat disayangkan, peringkat literasi Indonesia menempati urutan ke 60 dari 61 negara.

img_title Dongkrak Literasi & Inklusi Keuangan, Kesadaran Masyarakat soal Pentingnya Proteksi Usaha Perlu Ditingkatkan

"Kalau kita tidak menyelesaikan RUU Sistem Perbukuan ini, pastinya kita akan ketinggalan SDM terus. Provinsi Jambi yang memiliki sumber daya alam luar biasa tidak terkelola dengan baik karena minim SDM" ujar Politisi F-Gerindra itu.

Untuk itu, lanjut SAH, substansi pengaturan RUU tentang Sistem Perbukuan perlu strategi dan grand design agar memiliki tata kelola yang baik dalam sistem perbukuan nasional.

img_title Bangun Kebiasaan Finansial Sejak Dini, Ini 5 Cara Mengenalkan Literasi Keuangan pada Anak

Dalam kesempatan yang sama, Sekda Prov Jambi, Ridham Priskab mengatakan, Prov Jambi sangat senang sekali dengan adanya RUU Sisbuk yang dapat mengakomodir para penulis maupun stake holder terkait lainnya.

Ia berharap, RUU Sisbuk ini juga dapat meningkatkan SDM masyarakat sehingga taraf hidup mereka menjadi sejahtera. Karena memang minat baca di Jambi masih minim. (www.dpr.go.id)

Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Dongkrak Literasi Keuangan Masyarakat dan Anak Muda, OJK Gelar FinExpo 2026

OJK menggelar FinExpo 2026 di Bandung untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat, terutama generasi muda di tengah maraknya layanan keuangan digital.

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut