Luhut Yakin Bijih Nikel Bisa Diolah Sendiri di Dalam Negeri

Aktivitas penambangan pemisahan bijih nikel di Sorowako, Sulawesi Selatan.
Sumber :
  • REUTERS/Yusuf Ahmad

VIVA.co.id – Menteri Koordinator Bidang Maritim Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, saat ini pemerintah sedang mengagas upaya pengolahan bijih nikel, agar lebih bernilai guna dibanding hanya di ekspor dalam bentuk raw material (barang mentah).

img_title Bahlil Bidik Ekspor Nikel Tembus US$45 Miliar pada 2026, Beberkan Taget Hilirisasi yang Fantastis

"Jadi nanti raw material itu bisa kita olah dan produksi menjadi end product (barang jadi). Nilainya jadi bertambah, dibanding hanya kita ekspor saja bahan mentahnya," kata Luhut di Gedung BPPT, di Jakarta Pusat, Selasa, 18 Oktober 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi supaya di Indonesia industrinya itu juga bisa tumbuh," ujarnya menambahkan.

img_title Indonesia Disebut Kuasai 60% Nikel Dunia

Luhut mengatakan, pola yang terjadi selama ini dari ekspor bijih nikel adalah menjual bahan mentah, untuk dibeli lagi ketika sudah menjadi produk.

Menurutnya, hal ini lah yang membuat industri nikel Indonesia tidak pernah maju, karena hanya mengandalkan penjualan bahan mentahnya saja tanpa mampu mengolahnya.

img_title Hilirisasi Ciptakan Nilai Tambah Ekonomi Indonesia, Peneliti CORE Bocorkan Penghambatnya

Padahal, jika pengolahan bijih nikel itu dapat dilakukan sendiri oleh Indonesia, Luhut yakin jika industri apa pun yang menggunakan bahan-bahan dari produk turunan pengolahan nikel itu, bisa semakin berkembang karena cost produksinya lebih terjangkau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebenarnya nanti (untuk produksi) alat elektronika itu kita enggak perlu impor bahan lagi. Karena selama ini bijihnya kan dari kita, di ekspor ke sana, diproses, dan di impor lagi ke sini," kata Luhut.

"Kalau sudah begitu, nanti alat elektronik cost-nya bisa lebih murah. Jadi bagaimana siklusnya dari raw material sampai ke barang jadi dan industrinya, akan coba kita bangun agar perekonomian kita juga bisa meningkat," ujarnya.
 

DS selaku Direktur PT CNI Digiring Petugas Kejagung ke Mobil Tahanan

Kejagung Ungkap Modus Dirut PT CNI di Kasus Korupsi Nikel Rp401 M, Sekjen Kementerian ESDM Terlibat

Baru-baru ini Kejagung mengungkap modus Dirut sekaligus pemegang saham PT CNI berinisial DS dalam kasus dugaan korupsi tata kelola nikel di Sultra periode 2017-

img_title
VIVA.co.id
16 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut