Mentan Klaim Harga Beras di Pasar Sudah Turun

Bongkar muat beras di gudang Bulog
Sumber :
  • VIVAnews/Anhar Rizki Affandi

VIVA.co.id – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengungkapkan kabar gembira. Salah satunya adalah penurunan harga beras di pasaran. 

img_title Mentan Bongkar 25 Merk Beras Fortifikasi Abal-abal yang Rugikan Rp89 Triliun

Amran mengklaim bahwa harga beras di pasaran telah turun sebesar 0,9 persen. Ia mengatakan bahwa pihaknya telah melaporkan kepada Menteri Koordinator Bidang Perkonomian, Darmin Nasution terkait dengan hal tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tadi kita rapat masalah pangan, ketersediaan pangan khususnya pangan strategis terutama beras. Alhamdulilah ada penurunan 0,9 persen harga beras sekarang," kata Amran usai rapat di kantor Kemenko Perekonomian Selasa 18 Oktober 2016. 

img_title Kekeringan Ancam Indonesia, Mentan Amran Pastikan Stok Beras Nasional Aman hingga Juni 2027

Saat ini, menurut Amran pemerintah melalui Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik memiliki stok beras sebanyak dua juta ton. Angka tersebut dijamin dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, bahkan hingga bulan Mei 2017. 

"Stok kita kurang lebih dua juta ton, itu cukup sampai bulan Mei 2017," katanya.

img_title Polisi Turun Cek Harga Beras di Pasar hingga Supermarket Tangerang, Hasilnya Mengejutkan

Sementara itu, lanjut Amran, untuk komoditas bawang sendiri, saat ini harganya juga relatif stabil dan pasokan pun aman. Dengan kondisi seperti ini peluang untuk melakukan ekspor akan semakin besar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tinggal kita sekarang bagaimana mendorong ekspor, karena harga cenderung turun," kata dia.

(ren)
 

Irwasum Polri Komjen Wahyu Widada

Dukung Mentan Amran Tindak Tegas Beras Fortifikasi Bermasalah, Polri: Ada Indikasi Penipuan

Polri mendukung langkah Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman untuk menindak tegas temuan beras fortifikasi yang tidak memenuhi standar keamanan dan mutu pangan

img_title
VIVA.co.id
16 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut