Menteri Airlangga: Industri Nasional Juga Terbuka bagi Asing

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Kanan)
Sumber :
  • Shintaloka Pradita Sicca/VIVA.co.id

VIVA.co.id – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengadakan pertemuan US-ASEAN Business Council dengan delegasi beberapa negara Amerika Serikat dan ASEAN. Pertemuan pun dihadiri oleh delegasi dari beberapa perusahaan internasional, diantaranya Apple, Chevron, HP Inc, dan Freeport-McMoran.

img_title Menteri Perindustrian Sarmuji Siapkan Jurus Lintas Kementerian untuk Genjot Ekonomi dan Lapangan Kerja

Dalam kesempatan tersebut Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mempromosikan iklim investasi di Indonesia. Fasilitas penunjang investasi yang dimiliki saat ini sudah lebih baik, salah satunya, kini RI sudah memiliki pusat logistik berikat di beberapa daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat ini kami sedang konsentrasi untuk membangun fasilitas industri. Pemerintah Indonesia memberikan kesempatan dengan terbuka untuk investor asing masuk," terang Airlangga di gedung Garuda Kementerian Perindustrian Jakarta pada Rabu, 19 Oktober 2016.

img_title Menkeu Suahasil Bertemu Danantara, Strategi Investasi Jadi Bahasan untuk Dorong Ekonomi RI

Airlangga pun menyampaikan perhatian pemerintah terhadap pembangunan fasilitas pengolahan hasil tambang atau smelter. Investor diharapkan dapat memperhatikan hal tersebut. 

"Pembangunan smelter menjadi solusi pengolahan hasil tambang. Diskusi-diskusi sebelumnya telah dilakukan dengan pak Luhut (mantan pelaksana tugas Menteri ESDM)," ucapnya.

img_title Dulu Flexing, Kini Investasi? 5 Alasan Emas Mulai Dilirik Gen Z

(ren)

Ilustrasi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kejar Ekonomi 6 Persen di 2027, Indonesia Butuh Modal Investasi hingga Rp2.258 Triliun

Kejar pertumbuhan ekonomi 6 persen pada 2027, Indonesia membutuhkan investasi hingga Rp2.258 triliun. Pemerintah mengandalkan energi hijau dan digitalisasi.

img_title
VIVA.co.id
5 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut