Tips Memilih Bohlam LED yang Tepat untuk Penerangan Rumah

Ilustrasi Lampu
Sumber :
  • Pixabay/ Unsplash

VIVA.co.id – Penerangan lampu di rumah ataupun di luar rumah merupakan hal penting untuk menunjang kegiatan di malam hari. Misalnya, membaca atau melakukan aktivitas lainnya, maupun untuk tujuan keamanan.

img_title Terpopuler: Porsche Kecelakaan di Tol Depok-Antasari, Biaya Lampu Tambahan Motor, hingga Harga Suzuki Burgman Bekas

Jika Anda berencana untuk mengganti bohlam lampu di rumah dan menggantikannya dengan jenis lain yang lebih hemat energi, bohlam LED (light-emitting diode) adalah pilihan tepat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti dalam rilis yang diterima VIVA.co.id, Rabu 19 Oktober 2016, bohlam LED merupakan pencahayaan paling hemat energi yang ada saat ini, mengonsumsi lebih sedikit energi dibandingkan bohlam pada umumnya dan tahan hingga 25.000 jam atau lebih dari 1000 hari.

img_title Pemadaman Lampu 60 Menit di Jakarta Kurangi Emisi karbon 74,23 Ton

"Meskipun harga bohlam LED relatif lebih mahal dibandingkan dengan bohlam pijar, namun bohlam LED dapat menghemat pengeluaran karena lebih tahan lama dan dapat bertahan hingga 20 tahun," kata Marketing Manager IKEA Indonesia, Eliza Fazia.

Adapun untuk warna cahaya, bohlam LED diukur dengan satuan Kelvin (K). Jika Anda menyukai sinar yang lebih kekuningan, pilih bohlam berukuran 2700K. Untuk yang gemar dengan cahaya putih, Eliza menyarankan untuk dapat menggunakan bohlam berukuran 4000K dan 5000K jika ingin lebih putih.

img_title Lampu Lalu Lintas Canggih Ini Bisa Bikin Pengemudi Ngebut Kapok

Untuk mengukur tingkat cahaya maupun konsumsi daya, terdapat istilah watt dan lumen. Lumen adalah satuan untuk mengukur tingkat kecerahan cahaya, sedangkan watt adalah satuan untuk mengukur konsumsi daya.

Bila dibandingkan, tingkat kecerahan cahaya bohlam 6.3W sama dengan bohlam pijar 35W. Semua bohlam IKEA menggunakan satuan lumen (lm) untuk mengukur tingkat kecerahan cahaya. Bohlam 400 lm IKEA hanya menggunakan energi 6.3W.

“Itulah mengapa kami mengatakan bohlam LED 6.3W sama seperti bohlam pijar 35W,” jelas Eliza Fazia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak kalah penting dalam memilih bohlam lampu LED adalah menentukan jenisnya yaitu bohlam bening dan opal – yang juga dikenal dengan istilah bohlam warna susu.  Bohlam bening lebih disarankan untuk lampu dan kap yang didesain untuk menciptakan pola bayangan di dinding.  Sedangkan bohlam opal digunakan untuk mendapatkan cahaya tersebar merata ke seluruh ruangan.

Sebagian besar bohlam LED IKEA dapat diredupkan, dan konsumen perlu memperhatikan simbol yang biasanya tercantum dalam kemasan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut