BI Turunkan Suku Bunga Acuan, Ini Pesan Darmin

Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution
Sumber :
  • Istimewa

VIVA.co.id – Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk kembali memperlonggar kebijakan moneternya dengan menurunkan tingkat suku bunga acuan 7-Day Reverse Repo Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4,75 persen.

img_title BI Rate Turun Jadi 4,75 Persen, Dorong Pertumbuhan Ekonomi 2025

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution saat ditemui dikantornya pun mengapresiasi langkah bank sentral yang kembali menurunkan tingkat suku bunga acuan, dalam rangka memperkuat upaya mendorong permintaan domestik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun di sisi lain, Darmin mengatakan, baik Kementerian Keuangan maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga harus memperkuat koordinasi, sebagai upaya untuk merangsang pelonggaran kebijakan bank sentral yang baru saja dikeluarkan.

img_title Rupiah Melemah Usai Pemangkasan BI Rate dan Penantian Langkah The Fed

"OJK, supaya dengan penurunan itu semestinya terealisasi pada suku bunga deposito, tabungan, baru masuk ke kredit. Di pihak Kementerian Keuangan, perlu mendorong supaya suku bunga SUN (Surat Utang Negara) turun," jelas Darmin, Jumat 21 Oktober 2016.

Menurut Darmin, pelonggaran kebijakan tersebut tentu akan mendorong cost of fund perbankan. Dengan begitu, tentu peluang perbankan untuk menurunkan suku bunga, terutama suku bunga kredit akan semakin besar.

img_title Dibuka Memerah, IHSG Pede Lanjut Menguat Imbas Derasnya Capital Inflow

Namun sayangnya, mantan Gubernur BI ini mengaku tidak tahu pasti, kapan perbankan mampu merespons bauran kebijakan otoritas moneter tersebut dan Darmin berharap, pelonggaran itu bisa segera direspons cepat oleh perbankan.

"Kami berharap suku bunga bisa turun, walaupun tidak otomatis selalu," katanya.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS

Rupiah Melemah Usai BI Rate Dipangkas Demi Pacu Kredit Perbankan

Di pasar spot hingga pukul 09.07 WIB rupiah ditransaksikan di level Rp 16.474 per dolar AS, melemah 37 poin atau 0,23 persen dari Rp 16.437 per dollar AS.

img_title
VIVA.co.id
18 September 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut