Peretas 'Hajar' Internet Amerika Serikat, Siapa Dalangnya?
- Metro.co
"Kompleksitas serangan ini membuat kami sangat tertantang," kata Kepala Strategi Dyn, Kyle York, dikutip Reuters.Â
Serangan ini menarik perhatian Departemen Keamanan Dalam Negeri AS dan Biro Penyelidik Federal (FBI). Kedua institusi pemerintah AS itu dilaporkan turun tangan menyelidiki serangan tersebut.Â
Dalang serangan
Sejauh ini otoritas di Amerika Serikat maupun Dyn belum memberikan keterangan siapa dalang di balik serangan tersebut.Â
Kabar yang muncul masih bersifat spekulatif. Ada yang menduga serangan DDoS tersebut memakai program komputer berbahaya, Mirai botnet yang dirilis oleh peretas dengan nama panggung Anna Senpai. Pada September lalu, Marai botnet mampu mengendalikan perangkat Internet of Things (IoT) misalnya kamera keamanan, router internet dan menginfeksinya dengan malware.Â
Sementara soal motivasi serangan tersebut, muncul spekulasi ini terkait dengan pendiri WikiLeaks, Julian Assange. Sebab kebetulan, beberapa hari lalu Assange yang sedang mencari suaka di Kedubes Ekuador di London sejak 2012, diputus akses internetnya. Pemutusan akses internet pendiri WikiLeaks itu terkait dengan bocornya email kandidat Presiden AS, Hillary Clinton. Pemutusan itu merupakan tekanan dari pemerintah AS kepada pemerintah Ekuador.
Nah, kemungkinan para pendukung Assange memprotes keputusan tersebut dengan menyerang Amerika Serikat. Namun sejauh ini, motivasi serangan di AS itu belum ada bukti terkait dengan Assange.Â