Alasan Mendag Buka Keran Impor Cangkul

Petani dengan cangkulnya | Foto Istimewa
Sumber :
  • U-Report

VIVA.co.id – Kebijakan impor cangkul oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo menjadi sorotan publik. Lantaran, alat sederhana seperti cangkul saja terpaksa diimpor oleh Indonesia. Tindakan itu pun, dinilai sangat tidak mencerminkan nawacita yang digaungkan Presiden Jokowi.

img_title Paviliun Indonesia Raih 14 Kontrak Ekspor Senilai Rp 54,5 Miliar di Food and Hospitality Asia 2026

Impor cangkul dari Tiongkok yang dilakukan oleh PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, dikonfirmasi telah mendapatkan izin resmi impor dari kementerian terkait, yaitu Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita pun mengakui, pihaknya telah mengeluarkan izin impor cangkul tersebut pada antara April-Juni, atas rekomendasi dari Kementerian Perindustrian. Ia berdalih, karena sistem perizinan telah berbasis online, maka tingkat krusial tidaknya suatu barang untuk diimpor semacam ini tidak dapat disaring.

img_title Kemendag Gandeng Tokopedia-TikTok Shop Latih Perempuan Pelaku Usaha Lindung Kekayaan Intelektual

"Positifnya online itu cepat perizinan. Di sisi lain, kalau persyaratannya sudah terpenuhi, apapun pengajuannya dapat lolos disetujui," ujar Enggar di Sarinah Jakarta pada Senin 31 Oktober 2016.

Dia melanjutkan, terkait rekomendasi impor cangkul berada di bawah wewenang pemantauan Kementerian Perindustrian. Kementerian Perindustrian akan menentukan langkah selanjutnya yang akan diambil oleh pemerintah.

img_title Harga CPO Melonjak Imbas Kondisi Geopolitik dan Tingginya Permintaan

"Rapatnya kan tadi dilakukan di Kementerian Perindustrian, yang membahas apa penyebabnya, apa langkah selanjutnya Menteri Perindustrian. Sedang disimpulkan," ujarnya. (asp)

Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti

Optimalkan Perjanjian Dagang, Kemendag dan Kadin Perkuat Sinergi Dongkrak Pasar Ekspor

Kementerian Perdagangan bersama Kadin Indonesia terus memperkuat sinergi, guna mengoptimalkan pemanfaatan berbagai perjanjian dagang yang telah berlaku saat ini.

img_title
VIVA.co.id
8 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut