Arcandra Tahar Minta Pengusaha Migas Tabah

Wamen ESDM, Arcandra Tahar, buka rakernas Kadin
Sumber :
  • VIVA.co.id/Fikri Halim

VIVA.co.id – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Arcandra Tahar, menghadiri rapat kerja nasional Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) bidang energi, minyak dan gas bumi. Arcandra hadir mewakili Menteri ESDM, Ignasius Jonan, yang berhalangan hadir.

img_title Dorong Transformasi Digital Sektor Pertambangan, Indosat Bangun Ekosistem Berkelanjutan

Dalam paparannya, Arcandra menyatakan pemerintah memprioritaskan revisi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi. Mendengar pengusaha yang mengeluh akan berbagai kebijakan pemerintah, Arcandra meminta pengusaha tabah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Revisi UU migas memang diharapkan dapat membangkitkan investasi di Indonesia. Sebagai bangsa kita memiliki masalah yang tidak mudah, persoalan yang mendasar dari tema kita ini sama dengan logo Kadin, yang kata pertamanya adalah tabah, kita perlu menjadi orang yang tabah," kata Arcandra di Hotel Fairmont, Jakarta, Selasa 1 November 2016.

img_title Terobosan Baru, VKTR Hadirkan EV Mining Truck untuk Industri Pertambangan Ramah Lingkungan

Arcandra mengakui bahwa eksplorasi di hulu migas memang belakangan ini sudah mulai menurun akibat dari berbagai kesulitan di lapangan. Untuk itu ia mengatakan, pemerintah telah berencana untuk memberikan insentif pajak di hulu melalui revisi PP 79 tahun 2010 tentang biaya operasi yang dapat dikembalikan atau dikenal cost recovery dan perlakuan pajak penghasilan di bidang usaha hulu migas.

"Pada intinya dalam penyusunan tata kelola migas, mencari titik keseimbangan yang optimum, yaitu bagaimana kontribusi migas berkontribusi dalam dana pembangunan," kata dia.

img_title ExxonMobil Pede Produk Ini Bisa Kurangi Biaya Pemeliharaan Alat Tambang

Selain itu, ia juga berpesan kepada pengusaha migas agar dapat berkontribusi dalam kedaulatan energi dan kemandirian energi di masa mendatang.

"Bagaimana memberikan harapan kepada generasi mendatang," katanya.

Kepala Perwakilan BI Maluku Utara, Dwi Putra Indrawan

BI Sebut Sektor Tambang Bantu Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi di Maluku Utara

Sejak beroperasi di 2018, IWIP telah menyerap puluhan ribu tenaga kerja yang 75 persen di antaranya berasal dari Maluku Utara.

img_title
VIVA.co.id
25 September 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut