Wanita Tertua di Dunia Ungkap Rahasia Umur Panjang

Bahagia di hari tua.
Sumber :
  • Pixabay/Unsplash

VIVA.co.id – Pernahkah Anda berpikir makanan apa yang membuat seseorang bisa panjang umur? Nah, seorang wanita tertua di dunia yang pada bulan November ini berusia 117 tahun membocorkan makanan yang ia konsumsi hingga bisa panjang umur

img_title Daftar Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Rp105.750, Daging Sapi Rp152 Ribu

Emma Morano, seorang wanita berusia 116 tahun dari Verbania, Italia, lahir pada tahun 1899 dan akan berulang tahun pada 29 November 2016 mendatang. Wanita yang telah berumur lebih dari satu abad ini diklaim sebagai manusia tertua di dunia pada bulan Mei lalu, menggantikan pemegang rekor sebelumnya, Susannah Mushatt Jones yang telah meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dilansir dari laman Huffington Post, Morano mengungkapkan apa yang ia makan sehari-hari.

img_title Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp105 Ribu, Jauh Lebih Mahal dari Telur Ayam dan Beras

"Saya makan dua telur setiap hari," katanya.

Morano mengatakan, dia makan dua telur mentah selama beberapa dekade terakhir sejak dokter memberi tahu bahwa kebiasaan itu membantu mengatasi anemia yang ia derita. Ia juga mengungkapkan, bahwa ia sering mengonsumsi beberapa kue kering sehari-hari.

img_title Mendagri Peringati Potensi Lonjakan Harga Pangan, Terutama Beras hingga Telur

Ilustrasi telur mentah

Selain itu, wanita tertua ini juga mengatakan bahwa ia bisa menjalani hidup yang panjang berkat tidak adanya dominasi dari siapapun dan karena ia memilih untuk hidup sendiri, setelah bercerai di akhir usia 30-an tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sang dokter, Carlo Bava mengatakan bahwa hal itu tidak hanya membuatnya panjang umur, tapi memberikan ketahanan yang luar biasa.

"Dia selalu bisa mengatasi apapun. Ketika dia sehat, dia benar-benar sehat," kata Carlo.

Ilustrasi telur ayam

Mentan Amran: Harga Telur Ayam Mulai Turun Usai Aparat Tindak Anomali

Mentan menyatakan harga telur ayam mulai turun setelah pemerintah berkoordinasi dengan aparat penegak hukum (APH) menindak anomali distribusi yang merugikan peternak.

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut