Papua Perlu Mendapat Perhatian Khusus

Wakil Ketua Komisi X DPR AbdulFikri Faqih
Sumber :

Sementara itu Anggota Komisi X DPR MY Esty Wijayati mengatakan, permasalahan yang masih dijumpai di Papua adalah minimnya sarana dan prasarana, baik itu ruang kelas, sarana laboratorium, maupun peralatan-peralatan lain yang dibutuhkan di sekolah.

img_title Penampakan Langit Papua Selatan di Tengah Munculnya 573 Titik Api

“Ini hampir di seluruh papua. Tapi persoalan yang harus segera diatasi, adalah sarana dan prasarana di sekolah pelosok Papua. Kemudian sarana prasarana yg hrs kita berikan di seluruh pelosok papua. Dengan sebaran penduduk yang kadang satu desa hanya 10 KK, kemudian jarak 5 km lagi baru ada penduduk desa lain,” kata politisi F-PDI Perjuangan itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Politisi asal dapil DI Yogyakarta itu melihat persoalan di Papua sangatlah kompleks. Sehingga dalam memperlakukan dan membuat kebijakan untuk Papua tidak bisa disamakan dengan membuat kebijakan untuk daerah-daerah lain.

img_title Banyak Anak Papua Terima Beasiswa, Program Keberlanjutan usai Lulus Jadi Sorotan

Sebelumnya, Kepala Sekolah SMA 5 Jayapura, Agnes, mengatakan sekolahnya membutuhkan beberapa bantuan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, misalnya minim jumlah bis sekolah untuk antar jemput siswa dan guru, termasuk minimnya jumlah komputer. Ia juga mengeluhkan ruang kelas yang seharusnya cukup direvitalisasi, namun malah mendapat RKB.

Selain mengunjungi tiga sekolah tingkat menengah atas, Komisi X juga menggelar pertemuan dengan Wakil Gubernur Papua beserta jajaran, dan ekonomi kreatif di Jayapura, Papua.

img_title Upaya Mengatasi Masalah Akses Layanan Kesehatan di Papua

Kunjungan kerja ini juga diikuti oleh Ketua Komisi X DPR Teuku Riefky Harsya (F-PD/dapil Aceh)dan Anggota Komisi X DPR dari F-PDI Perjuangan yakni Asdy Narang (dapil Kalteng), Sofyan Tan (dapil Sumut) dan SB Wiryanti Sukamdani (dapil DKI Jakarta).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian Bambang Sutrisno (F-PG/dapil Jateng) dan Noor Achmad (F-PG/dapil Jateng). Kemudian dari Fraksi Partai Gerindra yakni Dwita Ria (dapil Lampung), dan Sri Meliyana, (dapil Sumsel).

Berikutnya Edhie Baskoro Yudhoyono (F-PD/dapil Jatim), Rinto Subekti (F-PD/dapil Jateng). Kemudian dari F-PAN ada Laila Istiana (dapil Jateng), dan Yayuk Basuki (dapil Jateng). Kemudian dari F-PKB Lathifah Shohib (dapil Jatim), SY. Anas Thahir (F-PPP/dapil Jatim), Yayuk Sri Rahayuningsih (F-Nasdem/dapil Jatim), dan Dadang Rusdiana (F-Hanura/dapil Jabar). (www.dpr.go.id)

Ilustrasi harga cabai.

Harga Cabai di Papua Tembus Rp250 Ribu per Kg, Wamentan Minta Pemda dan BUMD Turun Tangan: Lakukan Intervensi!

Wamentan Saleh Mustafa mendorong Pemda-BUMD memperkuat distribusi cabai antardaerah. Langkah ini untuk menekan disparitas harga yang mencapai Rp250 ribu per kg di Papua.

img_title
VIVA.co.id
31 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut