Desainer Ramai-ramai Dukung Hillary Clinton
- REUTERS/Brian Snyder
VIVA.co.id – Selama beberapa bulan terakhir, persaingan antara kandidat presiden Hillary Clinton dan Donald Trump berjalan sengit. Ini juga berpengaruh kepada pendukung kedua kandidat presiden tersebut yang datang dari berbagai profesi.
Dan bukan suatu hal yang mengejutkan jika pelaku industri fesyen adalah penggemar dari Hillary Clinton. Industri ini sepertinya memihak kepada kandidat presiden dari Partai Demokrat tersebut.
Bahkan, sejumlah desainer melakukan kampanye dengan membuat kaus untuk mendukung Hillary. Hasil dari penjualan kaus tersebut disumbangkan untuk kampanye mantan ibu negara itu.
Ini merupakan kali pertama mereka mendukung kandidat presiden. Berikut ini, sejumlah desainer yang memberikan dukungan untuk Hillary Clinton, seperti dilansir dari Vogue.
Ralph Lauren
Desainer kenamaan asal Amerika Serikat ini telah menunjukkan dukungannya kepada Hillary Clinton. Pria berusia 77 tahun tersebut merancang pantsuit untuk tiga debat dan Konvensi Nasional Partai Demokrat.
Calvin Klein (CK)
Beberapa orang mungkin familiar dengan kaus berlogo klasik CK, diganti Clinton Kaine pada bagian depan. CK sudah sejak lama mendukung karier Hillary Clinton hingga melakukan penggalangan dana.
Supreme
Selama akhir pekan, untuk pertama kalinya label asal New York ini telah meluncurkan koleksi terbaru sebagai bentuk dukungan kepada Hillary. Dukungan ini melalui akunnya di Instagram, yang mengajak para pengikutnya sebanyak 3 juta untuk datang ke tempat pemungutan suara dan memilih Hillary Clinton pada 8 November 2016 waktu setempat.
Vera Wang
Vera Wang juga merupakan salah satu desainer terkemuka yang memberi dukungan dan melakukan penggalangan dana selama beberapa tahun terakhir. Dia juga merancang gaun pengantin Chelsea Clinton, putri Hillary Clinton pada 2010.
Donna Karan
Desainer ini merupakan salah satu desainer di balik gaun hitam dengan bahu terekspose yang dikenakan pada 1993. Dalam akunnya di Instagram, Donna mengunggah foto tersebut dan menulis, "Wanita pertama yang memakai gaun dengan bahu terekspose karya saya dan sekarang akan menjadi presiden wanita pertama. Hillary selalu menjadi panutan bagi perempuan dalam berpakaian dan mengatasi masalah."