Publik Belanda Terpukau Ada Apa dengan Cinta 2

Riri Riza, Nicholas Saputra, dan Sissy Prescillia hadir di “Indonesian Film Festival 2016” di Kota Utrecht, Belanda.
Sumber :
  • KBRI Ottawa

Pujian Sineas Belanda

img_title Kebakaran Hebat Lahap 20 Gudang di Tangerang, Bandara Soetta Ungkap Kondisi Penerbangan Terkini

Sineas Belanda, Josscy Vallazza Aartsen, memuji kualitas film-film Indonesia saat ini, seperti yang ditampilkan Riri. “Kita bisa melihat pertumbuhan industri film di Indonesia sekarang ini,” kata Josscy, yang malam itu datang dalam acara pembukaan Indonesian Film Festival dan menonton “Ada Apa Dengan Cinta 2.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia pun mengaku senang bisa hadir di penyelenggaraan acara ini. “Selain film-film yang diputar milik sutradara berkualitas, Utrecht juga merupakan tempat yang sangat bagus untuk penyelenggaraan acara ini,” kata Josscy.

img_title Hari Keempat Pencarian KM Virgo Transport 8, Prabowo Perintahkan Investigasi: Penyebab Harus Diungkap

Dia yakin, dengan makin banyaknya film-film berkualitas diputar di Belanda, maka ini akan menjadi kesempatan bagi sutradara-sutradara Indonesia untuk lebih dikenal di Belanda. “Dan Indonesia pun bisa menunjukkan bahwa mereka punya talenta-talenta bagus di dunia perfilman, seperti Nia Dinata dan Riri Riza ini,” lanjut Josscy.

Penonton Indonesian Film Festival 2016 di Utrecht Belanda.

img_title 9 Prompt ChatGPT untuk Edit Foto Ala Fotografer Profesional

(Foto: Courtesy KBRI Den Haag)

Pada malam pembukaan Indonesian Film Festival 2016, hadir sekitar 250 tamu undangan, termasuk tamu-tamu dari kalangan diplomatik, pejabat pemerintah Belanda, mitra kerja KBRI, industry film serta pers Belanda. Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Den Haag, Ibnu Wahyutomo, mengatakan bahwa, seperti Indonesia Jazz Night beberapa waktu, Indonesian Film Festival ini juga digelar untuk memperkenalkan Indonesia kini.

“Kegiatan ini untuk menunjukkan bahwa generasi sekarang di Indonesia tak hanya piawai bermain angklung atau gamelan, tapi juga pintar bermain jazz dan membuat film,” katanya.

“Lewat film-film yang diputar dalam Indonesian Film Festival ini, publik Belanda –terutama anak-anak mudanya-- bisa melihat Indonesia yang sudah memiliki wajah baru, Indonesia sekarang yang modern,” lanjut Ibnu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indonesian Film Festival digelar untuk memperkenalkan kultur sinema Indonesia beserta sejarahnya, pertumbuhannya, tantangan-tantangannya dan perkembangannya di Indonesia, negara yang kaya budaya. Pergelaran ini merupakan yang kedua, setelah yang pertama pada musim gugur tahun lalu, yang mengangkat film-film karya Nia Dinata.

Tahun ini, Indonesian Film Festival di Belanda mengangkat tema “Contemporary Indonesia – Cinema of Riri Riza. Sejumlah karya besar Riri dipertontonkan kepada khalayak Belanda, seperti “Ada Apa Dengan Cinta 2”, “Drupadi”, “Atambua 390C” dan “Athirah”.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut