Bahaya Kosmetik Bermerkuri dan Berpengawet

Ilustrasi kosmetik/make-up.
Sumber :
  • Pixabay/Schweiz

VIVA.co.id – Kosmetik bisa membuat penampilan wajah seseorang tampak cantik. Namun, perlu dipahami, memilih kosmetik perlu selektif.

img_title Bea Cukai Bongkar Penyelundupan Ekspor Merkuri Cair 3,4 Ton ke Burkina Faso

Jangan hanya tergiur dengan harga murah, karena bisa jadi, kosmetik yang Anda beli mengandung bahan berbahaya mulai dari mercuri, pengawet paraben, Sodium Lauryl Sulfate (SLS) and Ammonium Lauryl Sulfate (ALS),  Isopropyl Alcohol, dan sebagainya yang dapat merusak lapisan kulit, menimbulkan iritasi kulit atau memicu timbulnya kanker kulit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Efek yang ditimbulkan dalam penggunaan kosmetik mengandung bahan kimia berbahaya mungkin tidak langsung terlihat. Efek berbahayanya bisa timbul dalam jangka waktu yang lama.

img_title Ungkap Penyelundupan Merkuri di Pelabuhan Tanjung Priok, Bea Cukai Bersinergi dengan Polda Metro Jaya

Menurut dr. Jezy Reisya dari MeetDoctor, ada berbagai reaksi negatif yang disebabkan oleh kosmetik yang tidak aman pada kulit maupun sistem tubuh. Yaitu pertama, efek iritasi di mana reaksi langsung timbul pada pemakaian pertama kosmetik karena salah satu atau lebih bahan yang dikandungnya bersifat iritan.

"Kedua reaksi alergi, biasanya muncul setelah dipakai beberapa kali, kadang-kadang setelah bertahun-tahun, karena kosmetik itu mengandung bahan yang bersifat allergenic bagi seseorang meskipun tidak bagi yang lain," kata Jezy pada VIVA.co.id.

img_title Penyelundupan Merkuri Rp30 M ke Filipina Berhasil Digagalkan! Asal-usulnya Dari Tambang Emas Ilegal di Ambon

Ketiga, lanjutnya, efek fotosensitisasi, di mana reaksi negatif muncul setelah kulit yang ditempeli kosmetik terkena sinar matahari. "Efek lainnya pada pemakaian jangka panjang yaitu intoksikasi."

Gedung Markas Komando Polda Maluku, di Ambon

331 Kg Merkuri Milik Negara Hilang dari Gudang ESDM Maluku, 3 Orang Jadi Tersangka

Misteri hilangnya 331 kilogram merkuri dari gudang Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Maluku mulai menemui titik terang. Tiga orang jadi tersangka.

img_title
VIVA.co.id
3 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut