Begini Wujud Desa Pintar Masa Depan Idaman XL
- Viva.co.id/Amal Nur Ngazis
Kemudian, untuk makin mempopulerkan desa pintar, kata Joseph, ke depan industri periklanan dan media bisa turut terjun untuk mengambangkan kawasan tersebut. Industri ini bisa mengambil peran promosi maupun penyebaran informasi profil desa pintar.
Terakhir, bagi Xl, industri e-commerce juga bisa diintegrasikan dalam konsel desa pintar. Kehadiran industri baru ini bisa membua akses warga desa untuk menjual produk mereka, di marketplace misalnya di Elevenia sampai Tokopedia.
Dengan bentuk pengawalan tersebut, Joseph mengatakan, XL akan mendapatkan dampak positif berkembangnya desa pintar. "Dengan berdayanya masyarakat desa pintar dan konektivitas, maka pendapatan kami nanti bisa bertambah," kata dia.
Sebagai informasi, program Xmart Village XL Axiata ini telah dirintis sejak 2014. Kerja sama XL dan ITB itu telah menghasilkan Xmart Village 1.0, di Desa Kamujang (Bandung) dan Desa Darajat (Garut), Xmart Village 2.0 di Desa Lamajang (Kabupaten Bandung)/dan Desa Cipanding (Sumedang). Kini yang sedang berjalan adalah Xmart Village 3.0 di Desa Cibeusi dan Desa Sunten Jaya (Subang).
(mus)