Respon Pemerintah Lambat Terhadap Amanat UU

Politisi PKS Ledia Hanifa.
Sumber :
  • Dokumen Pribadi

VIVA.co.id – Ombudsman RI menyarankan untuk menunda penerapan Undang-undang Jaminan Produk Halal (UU JPH). Anggota Komisi VIII DPR RI Ledia Hanifa mengatakan saran dari Ombudsman itu merupakan hal yang wajar. Karena hampir semua respon pemerintah sangat lambat terhadap amanat undang-undang yang telah dibuat.

img_title Anindya Bakrie: Peru Bakal Belajar Pengembangan dan Sertifikasi Produk Halal dari RI

"Bukan hanya UU JPH saja yang direspon lambat. Apakah dengan begitu semua UU yang lambat direspon pemerintah harus ditunda? Bagaimana dengan esensi kewajiban pemerintah memberikan jaminan kehalalan bagi masyarakat muslim sebagai bagian dari keabsahan ibadahnya?" ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, Ledia berterima kasih kepada Ombudsman yang telah memberikan peringatan kepada pemerintah lebih awal. Ledia menyarankan agar amanah UU JPH tetap dijalankan. Karena koordinasi itu baru bisa dievaluasi ketika telah berjalan.

img_title Kemendag: Transaksi Produk Halal RI di Bangkok Tembus Rp 9,19 Miliar

Ledia khawatir jika UU JPH tidak dijalankan sama saja dengan mengabaikan hak beribadah umat muslim. Sedangkan setiap warga negara dijamin hak pelaksanaan ibadahnya oleh negara.

"Pemerintah harus dapat menjadikan teguran Ombudsman untuk memacu kerja dan berkoordinasi dengan pihak terkait. Selain Ombudsman, Komisi VIII DPR RI telah berkali-kali mengingatkan tetapi direspon dengan lambat," katanya.  (webtorial)

img_title Tips Memilih Produk Halal untuk Hidangan Lebaran
Ilustrasi halal

Bukan Cuma Soal Label, Ini Alasan Halal Kini Jadi Pertimbangan Penting saat Belanja

Bagi sebagian konsumen, memilih produk kini bukan lagi sekadar soal harga atau fungsi. Aspek halal, kualitas, transparansi, hingga nilai merek ikut jadi pertimbangan.

img_title
VIVA.co.id
25 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut