Pertamina Usul Hapus Harga Eceran Tertinggi Minyak Tanah

Seorang pedagang menakar minyak tanah eceran
Sumber :
  • VIVAnews/Tri Saputro

VIVA.co.id – Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri ESDM Nomor 36 Tahun 2016 tentang Percepatan Pemberlakuan Satu Harga Jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu dan Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus Penugasan Secara Nasional.

img_title Cerita Petani Uma Palak Menarik Perhatian Delegasi ASCOPE, Dari Air untuk Sawah hingga Energi Mandiri

Aturan itu diberlakukan untuk mempercepat pemberlakuan harga jual eceran yang sama di seluruh Indonesia baik untuk BBM tertentu, yaitu solar Ron 48 dan minyak tanah, serta untuk BBM khusus Penugasan yaitu bensin dengan Ron 88 atau premium.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Direktur Utama PT Pertamina, Ahmad Bambang mengatakan, bahwa untuk harga minyak tanah pihaknya akan melakukan diskusi lebih lanjut dengan pihak pemerintah untuk menghapus adanya perbedaan harga eceran tertinggi di daerah-daerah. Bambang menyebutkan HET di tiap provinsi menyebabkan penyamaan harga sedikit terkendala.

img_title Pertamina Patra Niaga Perkuat Pasokan BBM dan LPG, Siapkan Ratusan Infrastruktur Distribusi

"Dulu penyalurannya ditetapkan pemerintah hanya Rp2.500 per liter, tapi HET ditentukan oleh Pemda. Kalau mau satu harga HET-nya harus dihapus, karena tiap daerah berbeda-beda, di satu kota aja di satu pangkalan masih berbeda-beda. Ini yang akan kami bahas dengan dirjen migas," kata Bambang di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Kamis, 24 November 2016.

Meski demikian, ia mengatakan bahwa pihanya yakin harga minyak tanah yang seragam di seluruh Indonesia akan terwujud pada tahun 2017. Sebab, dengan tidak adanya HET provinsi akan mempermudah pemerintah dalam menetapkan harga.

img_title Pertamina dan Negara ASEAN Sepakat Perkuat Ketahanan Energi, Timor Leste Ikut Ambil Peran

"Jadi kalau satu harga tidak ada HET, sistemnya harus diubah. Supaya satu harganya itu sampai pangkalan," kata dia.

Bambang yang juga plt direktur pemasaran Pertamina ini menambahkan pihaknya menyanggupi harga jual minyak tanah sampai ke pengguna seragam di seluruh Indonesia. Saat ini, Pertamina telah memproduksi produk minyak tanah kemasan dengan merek MITANKU yang dipasarkan di berbagai mini market.

Pertamina bersama Kementerian Koperasi meluncurkan program pengumpulan minyak jelantah berbasis koperasi di Banyumas

Dari Dapur Warga untuk Energi Berkelanjutan: Pertamina dan Kemenkop Luncurkan Piloting Pengumpulan Minyak Jelantah

Pertamina melalui PT Pertamina Patra Niaga bersama Kementerian Koperasi (Kemenkop) meluncurkan piloting pengumpulan minyak jelantah (Used Cooking Oil/UCO).

img_title
VIVA.co.id
30 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut