Menkeu Pertanyakan Hitungan Kewajiban Pajak dari Google

Ilustrasi/Mencari informasi dari Google.
Sumber :
  • U-Report

VIVA.co.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mempertanyakan hasil kalkulasi penghitungan kewajiban perpajakan dari raksasa teknologi asal Amerika Serikat, Google Asia Pasific Pte Ltd. Proses negoisasi pun sampai saat ini masih berlangsung.

img_title Apple dan Google Tunduk sama Donald Trump, Ganti nama Danau Ontario jadi Amerika

Ani, sapaan akrab Sri Mulyani mengatakan, pemerintah melalui otoritas pajak bersama perwakilan Google telah kembali melakukan pertemuan. Kedua pihak pun, telah menyamakan hasil penghitungan kalkulasi kewajiban perpajakan Google.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami sudah melakukan compare note (pembandingan), untuk menunjukkan apa basis yang mereka (Google) nyatakan sebagai penghitungan pajak," jelas Ani, saat ditemui di Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Kamis 1 Desember 2016.

img_title Google Tidak Berkutik di Rusia

Namun, dalam penyamaan data tersebut, Ani mengaku bahwa belum ada kemufakatan antara kedua belah pihak. Pemerintah bersama perwakilan Google, pun masih berusaha melakukan kalkulasi, dari kegiatan ekonomi yang dihasilkan oleh perusahaan tersebut.

"Tentu dari kalkulasi, akan ditemukan titik-titik apa yang bisa disepakati, berdasarkan basis volume transaksi dan kegiatan yang menimbulkan dampak dari kewajiban perpajakannya," katanya.

img_title HP Sering Penuh dan Lambat? Ini 5 Aplikasi yang Bisa Membantu Mengelola Penyimpanan dengan Lebih Efisien

Terlepas dari hal tersebut, Ani tetap mengapresiasi perwakilan Google yang mau duduk bersama dengan pemerintah dalam kewajiban perpajakannya. Pengejaran kewajiban perpajakan Google, tentu demi menciptakan level playing field, atau kesetaraan. (asp)

Google merilis Gemini AI.

Google Bikin Gemini Bisa Lembur Berhari-hari

Google Cloud memperbarui Gemini menjadi agen AI yang bisa bekerja mandiri selama berhari-hari meski laptop ditutup, terintegrasi dengan Google Workspace.

img_title
VIVA.co.id
10 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut