Empat Keputusan Finansial yang Anda Sesali Saat Pensiun

Anda bisa merencanakan agar Anda pensiun dengan tenang.
Sumber :

VIVA.co.id – Dalam hidup, kita melakukan ribuan keputusan tiap harinya. Dari sekian banyak keputusan yang dibuat, tentu ada yang berkaitan dengan finansial, alias keuangan.

img_title Ternyata 9 Hobi Ini Bikin Seorang Introvert Bahagia saat Pensiun

Ada keputusan yang berpengaruh dalam jangka pendek, namun ada pula yang dampaknya baru terasa bertahun-tahun kemudian. Berikut ini, keputusan salah terkait finansial yang akan Anda sesali saat pensiun nanti.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mencairkan tabungan pensiun

img_title Terseret Kasus Suap Ade Kuswara, Ipda Yayat Ajukan Pensiun Dini, Propam Polda Metro Turun Tangan

Bila usia Anda sudah mencapai 35 tahun, Anda sudah dapat mencairkan sebagian dari uang tabungan pensiun. Padahal, tabungan ini diperuntukkan sebagai sumber uang saat Anda sudah tidak bekerja lagi. Semakin banyak uang yang berhasil disimpan untuk pensiun, semakin aman hidupmu.

Namun, semakin sedikit yang tersisa saat pensiun, semakin besar risiko yang bisa muncul. Jangan sampai, ketika Anda pensiun dan membutuhkan uang, Anda menyesal karena sebagian justru sudah dicairkan saat Anda masih produktif bekerja.

img_title Purbaya Tak Minat jadi Pejabat Negara Lagi: Kalau Sudah Pensiun, Ya Sudah

Kredit rumah menjelang pensiun

Penerbit KPR semakin berani dalam memberikan bunga murah. Tak heran jika pembelian properti secara kredit kembali meningkat. Membeli rumah melalui KPR sangat bijak, karena Anda bisa memiliki rumah terlebih dahulu tanpa harus memiliki uang tunai.

Namun, jangan sampai Anda baru membeli rumah secara KPR saat menjelang pensiun. Anda bisa menyesal kelak ketika keuangan saat pensiun  tidak sanggup lagi membayar cicilan kredit rumah.

Tidak menghitung inflasi

Banyak orang tak menyukai berinvestasi di pasar saham untuk kebutuhan pensiun, karena terlalu berisiko. Orang lebih memilih instrumen aman seperti deposito. Namun, tak banyak pula yang tahu bila bunga deposito, ternyata tidak dapat mengimbangi kenaikan inflasi.

Lebih parah lagi, orang yang tidak punya pengetahuan finansial dan menggunakan rekening tabungan biasa sebagai tempat menyimpan dana pensiun. Bila Anda termasuk orang seperti ini, Anda akan menyesal, ketika mengetahui nilai tabungan yang Anda miliki tergerus hebat oleh inflasi di masa mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak melindungi diri sejak muda

Saat muda dan tidak memiliki pengetahuan finansial, orang akan cenderung mengabaikan produk keuangan asuransi. Namun, ketika umur sudah semakin lanjut dan memiliki tanggung jawab sebagai kepala rumah tangga, atau orangtua, orang mulai merasakan pentingnya asuransi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut