Perawatan Kulit yang Harus Dihindari saat Hamil

Wanita hamil.
Sumber :
  • Pixabay/RMT

VIVA.co.id – Perubahan fisiologis pada wanita hamil yang juga memengaruhi kondisi kulitnya seringkali membuat mereka menjadi dilema. Di satu sisi, mereka tetap ingin memiliki kulit yang mulus, tapi jika melakukan perawatan ada kekhawatiran memengaruhi kandungan.

img_title Tinggal di Negara Tropis Bikin Kulit Punya Tantangan Tersendiri, Ini yang Perlu Diperhatikan

Spesialis kulit dari Bamed Skin Care dr. Aninda Undiah Hasanah, Sp.KK menjelaskan, ibu hamil yang ingin melakukan perawatan kulit harus menghindari beberapa hal. Pertama, hindari obat untuk perawatan kulit yang mengandung turunan vitamin A.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Vitamin A ini bisa memengaruhi janin. Dan untuk benar-benar menghilangkan kandungan obat ini di tubuh, setidaknya membutuhkan waktu satu bulan," kata Aninda saat acara seminar Bamed Skin Care di Menteng, Jakarta, Selasa, 6 Desember 2016.

img_title Ingin Kulit Lebih Kencang Tanpa Operasi? Kenali Dulu Bahan PLLA dalam Perawatan Injeksi

Sementara obat untuk perawatan kulit yang perlu dihindari adalah antibiotik. Beberapa jenis antibiotik dapat merusak tulang janin dan gigi.

Selain itu, penggunaan krim perawatan, ibu hamil juga sebaiknya menghindari krim yang mengandung vitamin A. Di samping itu, asam salisilat dan pemutih yang mengandung hidrokuinon.

img_title Pria Masuk Usia 30-an, Kulit Mulai Berubah? Ini Kebiasaan Sederhana untuk Merawatnya Setiap Hari

"Hidrokuinon ini berbahaya bagi janin dan bisa menyebabkan kecacatan pada janin," kata Aninda.

Sementara perawatan kulit aman dilakukan oleh ibu hamil, Aninda menyarankan untuk melakukan chemical peeling yang menggunakan asam glikolat. Asam glikolat didapat dari buah dan bersifat superficial, sehingga aman dan dapat digunakan untuk semua jenis kulit.

Chemical peeling ini bisa memperbaiki kerut halus, mengecilkan pori, hiperpigmentasi, jerawat, dan scar atau lubang bekas jerawat yang dangkal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perawatan lainnya adalah mikrodermabrasi dengan alat yang disebut dengan athena. Alat ini bebas kristal yang bisa terhirup, sehingga lebih aman. Penggunaannya pun dapat diulang dalam waktu singkat dan minimal risiko.

Kemudian, perawatan selanjutnya adalah intraceutical O2. Ini merupakan terapi oksigen yang menggunakan tekanan hiperbarik untuk memasukkan serum khusus ke dalam kulit, yang berfungsi meningkatkan absorbsi dan penetrasi serum.

Ilustrasi Wajah

Jangan Asal Ikut Tren Slimming dan Anti Aging, Ini yang Harus Diperhatikan

Perawatan kecantikan kini tak lagi terbatas pada kulit wajah. Seiring berkembangnya teknologi estetika, perhatian masyarakat juga meluas ke pembentukan tubuh, anti aging.

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut