Keuntungan RI Gabung Ekonomi Komprehensif Regional

Aktivitas Bongkar Muat Peti Kemas di Pelabuhan Tanjung Priok
Sumber :
  • VIVA.co.id/Anhar Rizki Affandi

VIVA.co.id – Kementerian Perdagangan mengungkapkan, dengan bergabung dalam perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif regional, disingkat RCEP, akan memberikan banyak kemudahan bagi Indonesia dalam persaingan dalam perdagangan global.

img_title Paviliun Indonesia Raih 14 Kontrak Ekspor Senilai Rp 54,5 Miliar di Food and Hospitality Asia 2026

"Kita jangan melepaskan dari itu (RCEP). Sekarang, justru dengan penggabungan dengan RCEP ini, lebih banyak kemudahannya," kata Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Iman Pambagyo, dalam acara pembukaan perundingan perdagangan RCEP di Indonesia Convention Exhibition Bumi Serpong Damai, Tangerang, Selasa kemarin, 6 Desember 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, ada 16 negara yang bergabung dalam RCEP ini. Yaitu, 10 negara ASEAN meliputi Filipina, Thailand, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Myanmar, Laos, Kamboja, dan Vietnam.

img_title Kemendag Gandeng Tokopedia-TikTok Shop Latih Perempuan Pelaku Usaha Lindung Kekayaan Intelektual

Kemudian, enam negara mitra dagang ASEAN meliputi Tiongkok, Australia, Jepang, India, Korea Selatan, dan Selandia Baru.

Kondisi perdagangan Indonesia saat ini, dikatakannya, sedang dihadapkan dengan adanya penurunan nilai komoditas ekspor. Sehingga, menurutnya, dengan bergabungnya Indonesia dengan RCEP akan membawa kepentingan Indonesia lebih mumpuni, yaitu dengan menjaga pasar tradisional ekspor sembari memperluas pasar ekspor Indonesia. (asp)

img_title Harga CPO Melonjak Imbas Kondisi Geopolitik dan Tingginya Permintaan
Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti

Optimalkan Perjanjian Dagang, Kemendag dan Kadin Perkuat Sinergi Dongkrak Pasar Ekspor

Kementerian Perdagangan bersama Kadin Indonesia terus memperkuat sinergi, guna mengoptimalkan pemanfaatan berbagai perjanjian dagang yang telah berlaku saat ini.

img_title
VIVA.co.id
8 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut