Peringatan Pengusaha Properti China untuk Donald Trump

Miliader properti China Wang Jianlin
Sumber :
  • Reuters/Tyrone Siu

VIVA.co.id – Konglomerat properti China, Wang Jianlin, memperingatkan Donald Trump bahwa akan ada 20 ribu pekerjaan di AS yang akan terancam jika presiden terpilih tidak mampu mengatasi investor China di negaranya. 

img_title DRP Pastikan Reformasi Pasar Modal Berjalan: Kepercayaan Investor Dijaga

"Saya memiliki investasi lebih dari US$10 miliar di Amerika Serikat dan mempekerjakan lebih dari 20 ribu orang," kata CEO Wanda, Wang Jianlin, dalam sebuah forum, dilansir dari laman chanelnewsasia, Rabu 14 Desember 2016. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut dia, jika terjadi hal yang salah dalam penanganan maka mereka tidak akan memiliki apapun untuk dimakan. Wang mengatakan telah meminta Chris Dodd, Direktur Motion Picture Association of America, untuk menyampaikan pesannya kepada Trump.

img_title IHSG Ambruk 10,76 Persen, BEI Minta Investor Tidak Panik dan Rasional Cermati Fundamental: Jangan Ikut-ikutan

Dia menanggapi adanya pernyataan dari anggota parlemen AS yang mengatakan akan meningkatkan pengawasan investasi China di sektor hiburan di Amerika.

"Setidaknya dalam industri film dan tv, Anda harus menyadari bahwa film berbahasa Inggris mereka selalu box office di China," ujarnya. 

img_title Faktor-faktor IHSG Anjlok 8 Persen, Hendra Wardana Soroti Data Ini

Beberapa anggota parlemen AS mengatakan bahwa Komite Investasi Asing di Amerika Serikat, harus menilai dan memeriksa investasi asing yang masuk saat melakukan penawaran. Wanda membeli jaringan bioskop AMC senilai US$2,6 miliar pada tahun 2012. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada bulan Januari, Wanda menghabiskan US$3,5 miliar untuk membeli Legendary Entertainment, perusahaan di balik pembuatan trilogi "Batman" dan "World Jurassic" serta "The Great Wall", yang dibintangi Matt Damon dan disutradarai oleh pembuat film China, Zhang Yimou.

Wang mengatakan perhatian dari Kongres AS mencerminkan bahwa pengaruh perusahaan China cukup besar di negara maju tersebut. 
 

Ilustrasi - Bursa Efek Indonesia (BEI)

Merespons Pengumuman MSCI, BEI Tegaskan Status Pasar Modal RI Belum Diputuskan Final

Bursa Efek Indonesia (BEI) diharuskan untuk terus memperkuat koordinasi menyusul usulan MSCI mengubah status pasar modal Indonesia menjadi Standalone Market.

img_title
VIVA.co.id
17 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut