Industri Kreatif Indonesia Kesulitan Dapatkan Hak Paten

Seminar Nasional Peluang dan Strategi Industri Kreatif
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Al Amin

VIVA.co.id – Industri kreatif di Indonesia sedang menggeliat. Tercatat, saat ini Produk Domestik Bruto (PDB) yang di raih oleh Industri kreatif mencapai Rp 642 triliun atau menyumbang 7 persen devisa negara.

img_title Kreator Konten Indonesia Bidik Panggung Asia Tenggara, Industri Digital Kian Bernilai Ekonomi

Meski menunjukkan ke arah positif, namun masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi. Salah satunya adalah masalah hak cipta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Bambang Harymurti selaku mantan Direktur Utama PT Tempo Inti Media Tbk, masalah hak cipta masih belum bisa diselesaikan sampai saat ini.

img_title Once Mekel sebut Setiap Detail Draf RUU Hak Cipta Perlu Dikawal

"Industri kreatif belum menunjang kemudahan untuk mendapatkan hak paten. Kalau di negara maju cukup e-mail saja. Yang kaya di sini malah lawyer-nya, bukan inovatornya," kata Bambang Harymurti di acara seminar nasional bertema Peluang dan Industri Kreatif di STIE Indonesia, Rawamangun, Jakarta Timur.

Selain itu, di tempat yang sama Abdur Rohim Boy Berawi selaku Deputi Riset, Edukasi dan Pengembangan Bekraf mengatakan hal yang juga tak kalah penting untuk dibenahi pemerintah untuk industri kreatif adalah masalah pembiayaannya.

img_title 3 Jurusan di Sekolah yang Cocok untuk Anak Kreatif, Peluang Kerja Melejit di Era Digital

"Perlu bisnis model yang tepat, pembiayaan itu kan follow the money. Yang ini kan belum jelas ini business model-nya," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya saat ini ekosistem di ekonomi kreatif belum bersinergi penuh dengan perbankan Nasional.

"Memperbaiki ekosistem di ekonomi kreatif. Pendanaan, berbasis pada intangible asset yang belum diterima oleh lembaga perbankan. Harus ada skema pembiayaan," tambahnya.

Industri kreatif

Sinergi Industri Kreatif dan Keuangan Syariah Buka Peluang Ekonomi Baru

Sinergi industri kreatif dan keuangan syariah membuka peluang penguatan ekosistem halal, didukung pertumbuhan transaksi dan kolaborasi di sektor fesyen.

img_title
VIVA.co.id
20 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut