Mendag Perpanjang Izin Bulog untuk Impor Daging Kerbau

Impor daging Bulog.
Sumber :
  • Shintaloka Pradita Sicca/VIVA.co.id

VIVA.co.id – Kementerian Perdagangan memperpanjang izin Badan Urusan Logistik untuk mengimpor daging kerbau hingga semester I-2017. Upaya tersebut dilakukan pemerintah mengingat belum dipenuhinya kapasitas impor daging kerbau oleh Bulog sebanyak 70 ribu ton hingga akhir 2016.

img_title Paviliun Indonesia Raih 14 Kontrak Ekspor Senilai Rp 54,5 Miliar di Food and Hospitality Asia 2026

"Perpanjang, tambah lagi sampai semester pertama tahun depan, sampai puasa, Lebaran," ucap Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa, 20 Desember 2016.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan, selama ini Bulog baru menggelontorkan daging kerbau impor asal India sebanyak 48 ribu ton untuk memenuhi kebutuhan daging pada Desember 2016 hingga Januari 2017. Sementara itu, sisanya akan masuk Indonesia setelah Januari. 

img_title Kemendag Gandeng Tokopedia-TikTok Shop Latih Perempuan Pelaku Usaha Lindung Kekayaan Intelektual

Perlu diketahui, Bulog diberi target untuk melakukan impor daging kerbau sebanyak 70 ribu ton untuk periode Oktober-Desember 2016, dengan pengiriman dilakukan secara bertahap.

Impor daging kerbau itu dinilai perlu, karena berdasarkan hitungan pengusaha swasta dan asosiasi, setiap bulan dibutuhkan 10-20 ribu ton daging. Dengan langkah ini, target impor 70 ribu ton dapat memenuhi kebutuhan asosiasi dan pengusahaan hingga akhir tahun. 

img_title Harga CPO Melonjak Imbas Kondisi Geopolitik dan Tingginya Permintaan

Selanjutnya, Enggar berujar dengan digelontorkannya daging kerbau untuk memenuhi kebutuhan selama Desember 2016 hingga Januari 2017, artinya ketersediaan daging menyambut Natal dan Tahun Baru, tidak perlu dikhawatirkan. Masyarakat memiliki opsi untuk mengonsumsi daging sesuai dengan selera dan anggaran masing-masing. 

"Berapa yang dibutuhkan juga kasih (impor), sampai 100 ribu ton pun, Bulog penyalurnya," ujarnya. 

Wakil Menteri Perdagangan, Dyah Roro Esti

Optimalkan Perjanjian Dagang, Kemendag dan Kadin Perkuat Sinergi Dongkrak Pasar Ekspor

Kementerian Perdagangan bersama Kadin Indonesia terus memperkuat sinergi, guna mengoptimalkan pemanfaatan berbagai perjanjian dagang yang telah berlaku saat ini.

img_title
VIVA.co.id
8 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut