Mulai 2017, Target Kapasitas Panas Bumi Pertamina Dinaikkan

PLTP Lehedong unit 5 & 6
Sumber :
  • Fikri Halim/VIVA.co.id

VIVA.co.id – PT Pertamina, melalui PT Pertamina Geothermal Energy menargetkan peningkatan kapasitas terpasang Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi sebesar 14 persen per tahun pada periode 2017-2021.

img_title Pertamina Geothermal Energy Umumkan Pengunduran Diri Julfi Hadi dari Posisi Dirut

Saat ini, kapasitas terpasang PLTP yang dikelola PGE mencapai 532 megawatt dan akan menjadi 1.037 MW pada 2021.
 
Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam mengatakan, Pertamina akan terus mengembangkan seluruh wilayah kerja panas bumi yang dimiliki, baik yang masih tahap eksplorasi maupun yang sudah menjadi proyek. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Beberapa project adalah multi years dan ada yang sudah CoD (comercial operational date) tahun ini maupun akan CoD tahun depan," ujar Syamsu dikutip dari keterangannya, Selasa 27 Desember 2016 
 
Pada 2017, Pertamina menargetkan dua PLTP akan bisa beroperasi komersial, yakni PLTP Ulubelu Unit 4 berkapasitas 55 MW dan PLTP Karaha Unit 1 berkapasitas 30 MW. Dengan tambahan 85 MW, kapasitas terpasang PLTP Pertamina pada akhir 2017 akan menjadi 617 MW.
 
Pertamina melalui PGE saat ini, menjalankan sejumlah proyek panas bumi. Lima proyek PLTP adalah Kamojang, Karaha, Lahedong, Ulubelu dan Lumui Balai. Dua proyek steam field, yakni Sungai Penuh dan Hululais. Selain itu, terdapat empat wilayah kerja pertambangan panas bumi yang masih dalam tahap eksplorasi, yakni Seulawah, Bukit Daun, Margabayur, dan Lawu.
 
Dalam kesempatan berbeda, Direktur Utama PGE Irfan Zainuddin menjelaskan, kapasitas pembangkit PGE saat ini, mencapai 532 MW seiring beroperasinya PLTP Lahendong Unit 6 berkapasitas 20 MW pada Desember 2016. 

img_title Pertamina Resmikan Groundbreaking Pilot Plant Green Hydrogen di Ulubelu

"Kami percepat pengoperasian PLTP Lahendong Unit 6 dari seharusnya pada 2017," tambahnya.
 
PGE sebelumnya pada Juli 2016, mengoperasikan PLTP Ulubelu Unit 3 berkapasitas 55 MW. Total kapasitas pembangkit panas bumi Pertamina saat ini, berasal dari PLTP Kamojang 235 MW, Lahendong 100 MW, Ulubelu 165 MW dan Sibayak 12 MW.
 
Menurut Irfan, secara umum PGE bisa mencapai target-target yang ingin dicapai sepanjang 2016. Bahkan, ada sejumlah proyek, seperti PLTP Lahendong Unit 6 yang lebih cepat dari target.
 
”Namun, akibat longsor yang terjadi di Lumut Balai, Sulawesi Selatan dan Hululais, Bengkulu, CoD-nya agak sedikit mundur,” ungkapnya.
 
Pertamina melalui PGE menguasai 15 wilayah kerja panas bumi yang tersebar di seluruh Indonesia. Kewajiban pemegang wilayah kerja untuk mengembangkan lapangan tersebut.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut