Arab Saudi Pangkas Produksi, Harga Minyak Dunia Naik

Ilustrasi rig lepas pantai.
Sumber :
  • REUTERS/Andy Buchanan/Pool/Files

VIVA.co.id – Harga minyak mentah dunia pada Kamis kemarin kembali ditutup naik setelah Arab Saudi dipastikan telah memangkas produksi minyak mentahnya sesuai kesepakatan negara-negara pengekspor minyak atau OPEC.

img_title Antisipasi Dampak Konflik Palestina-Israel, Pemerintah Kaji Harga Pertalite Sesuai Jenis Kendaraan

Dilansir dari laman Reuters, pada Jumat, 6 Januari 2017, harga minyak mentah Amerika Serikat atau West Texas Intermediate (WTI) ditutup naik 50 sen per barel atau 0,9 persen menjadi di harga US$53,76 per barel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sedangkan, harga minyak mentah berjangka Brent naik sebesar 44 sen per barel menjadi di harga US$56,90 per barel. Sebelumnya, harga minyak dunia alami kenaikan didorong oleh penguatan dolar AS.

img_title SKK Migas Pantau Ketat Dampak Konflik Hamas-Israel ke Sektor Hulu Migas Indonesia

Berdasarkan sumber di Teluk Arab, pengurangan produksi yang dilakukan Arab Saudi pada Januari 2017 mencapai 486 ribu barel per hari, sehingga total produksi Arab Saudi menjadi sebesar 10,06 juta barel per hari.

Dengan adanya berita tersebut, maka mengartikan bahwa produsen minyak mentah terbesar di dunia itu memegang kunci dari keberhasilan kesepakatan November 2016 di mana negara anggota OPEC ingin mengurangi produksinya. 

img_title Harga Minyak Dunia Mulai Mendidih Akibat Perang Israel Vs Hamas

Sebelumnya, harga minyak dunia sempat tergelincir pada awal 2017 lantaran pemerintah AS melaporkan adanya peningkatan besar pada stok bensin dan meningkatnya persediaan minyak awal tahun.

Ilustrasi Harga Minyak

Perang Israel-Iran Dorong Harga Minyak Mentah Naik, Segini Proyeksi Analis

Perang Israel-Iran picu lonjakan harga minyak mentah dunia. Analis prediksi bisa tembus US$120 per barel terutama jika serangan ditujukan ke sekitar Selat Hormuz.

img_title
VIVA.co.id
23 Juni 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut