Menristek Bicara Sisi Mustahil Energi Terbarukan

Sumber energi terbarukan.
Sumber :
  • ANTARA

VIVA.co.id – Energi terbarukan punya jatah 23 persen dalam proyek kapasitas pembangkit listrik 35 ribu megawatt. Tetapi, hal itu dinilai mustahil tercapai dalam waktu singkat. 

img_title Pramono-Bahlil Bahas Transjakarta Hidrogen, Jakarta Siapkan Pilot Project Energi Bersih

"Sekarang baru tercapai tujuh persen, 2013 dilaporkan hanya lima persen, dua persen peningkatan dalam tiga tahun. Renewable energy belum bisa kita capai dengan baik," ujar Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir, di Jakarta, Jumat 6 Januari 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nasir mengatakan, Kemenristekdikti berupaya mewujudkan 23 persen energi terbarukan tercapai untuk proyek 35 ribu MW. Misalnya untuk geotermal, Kemenristekdikti bersama dengan Kementerian Perindustrian dan Kementerian ESDM membuat Pusat Kajian Geotermal. 

img_title Listrik Mikrohidro dan Tenaga Surya Bisa Hasilkan 11 Ton Ikan, Pendapatan Rp167 Juta

Dengan membuat alat Geotermal, sehingga telah dihasilkan alat dengan kapasitas Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sekitar 60 persen. Harapannya, kata Nasir, TKDN alat geotermal bisa menjadi 100 persen. 

Dalam hal sel surya atau solar cell, kendala saat ini yaitu baterai pada alat penyaring sel surya. Memakai baterai akan memakan biaya besar, model menggunakan baterai dikenal dengan off grid. 

img_title Setahun Berdampak: EBT Jadi Langkah Nyata Menuju Indonesia Mandiri Energi

Dengan demikian, upaya yang dilakukan oleh Kemenristekdikti ialah dengan model on grid. Artinya, dengan sel surya, pada siang hari rumah memproduksi listrik, dan pada malam hari membeli listrik dari PLN. 

Upaya lain untuk menaikkan energi terbarukan, yaitu dengan memanfaatkan gelombang. Diketahui di wilayah timur terdapat laut dengan gelombang yang searah.

"Karena searah, maka bisa kita pasang energi besar, di Pulau NTT, Maluku dan lainnya," ujar Nasir. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Proyek ini akan bekerja sama dengan Jerman dan Belanda. 

Nasir berharap, dalam kurun waktu tiga tahun, komponen TKDN alat untuk menghasilkan energi terbarukan bisa mencapai 100 persen. (asp)

Survei 2026: Kepuasan Stakeholder Pertamina NRE Naik, Raih Skor 4,30 dan NPS Tembus +53,7

Survei 2026: Kepuasan Stakeholder Pertamina NRE Naik, Raih Skor 4,30 dan NPS Tembus +53,7

Pertamina NRE mencatat kenaikan Stakeholder Satisfaction Index menjadi 4,30 pada 2026. NPS juga mencapai +53,7, mencerminkan tingginya kepercayaan stakeholder.

img_title
VIVA.co.id
7 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut