Pupuk Plus ini Diklaim Bisa Dongkrak Hasil Panen

Pupuk NPK Phonska Plus milik PT Petrokimia Gresik
Sumber :
  • Istimewa

Tujuan demplot adalah untuk melihat konsistensi hasil uji aplikasi di lokasi lain dengan kondisi yang lebih beragam. Demplot membandingkan penggunaan pupuk NPK Phonska Plus (NPKS+Zn) dengan pemupukan kebiasaan petani setempat.

img_title Pertanian Ramah Lingkungan Dongkrak Produktivitas

“Dari demplot ini kami dapatkan rata-rata peningkatan panen 0,85 ton gabah kering panen per hektare atau naik 12 persen jika dibanding hasil aplikasi pemupukan petani setempat,” tutur Nugroho.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia optimistis dengan kehadiran NPK Phonska Plus, karena besarnya potensi pasarpupuk NPK di Indonesia dengan rata-rata pertumbuhan kebutuhan mencapai 6,53 persen per tahun. Kedua, dalam dua tahun terakhir, alokasi pupuk NPK bersubsidi hanya sebesar 2,5juta ton (Permentan 130/2014 dan Permentan 60/2015). 

img_title Kementan Harapkan Dukungan Penyuluh Masifkan Genta Organik

Sedangkan kebutuhan pupuk NPK untuk sektor pangan, hortikultura, dan perkebunan rakyat mencapai 6,6 juta ton per tahun. Adanya selisih atau gap inilah yang dimanfaatkan oleh PG dengan menyediakan pupuk NPK non-subsidi berkualitas dengan harga tetap terjangkau bagi petani.

(ren)

img_title Kementan Paparkan Peran Penyuluh Pertanian Hadapi Pupuk Mahal
Petani merontokkan padi hasil panen

Pakai Pupuk Organik Cair, Panen Raya di Bogor Tembus 8 Ton per Hektare

Panen raya padi di Bogor naik 60 persen berkat penggunaan pupuk organik cair. Produktivitas meningkat jadi 8 ton/hektare.

img_title
VIVA.co.id
8 Mei 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut