KRL Belum Layani 24 Jam, Ini Alasannya

Penumpang KRL di Stasiun Manggarai
Sumber :
  • VIVA.co.id/Agus Rahmat

VIVA.co.id – PT Kereta Api Indonesia Commuter Jabodetabek menyatakan, hingga kini Kereta Rel Listrik Commuter Line Jabodetabek belum bisa melayani penumpang penuh operasional selama 24 jam.

img_title Menhub Belum Putuskan Impor KRL Bekas, KAI Targetkan Pengiriman Mulai Akhir 2026

Hal itu, karena perseroan membutuhkan waktu perawatan, atau maintenance kereta selama empat jam dalam sehari dan waktu pembersihan stasiun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Direktur Utama PT KCJ, Muhammad Nurul Fadhila mengaku paham, jika warga Ibu kota membutuhkan transportasi hingga larut malam, karena lembur dan sebagainya. Namun, ada beberapa hal terkait pelayanan yang dirinya tak mau terabaikan demi mengejar target operasional. 

img_title Truk ODOL Jadi Sorotan, Kemacetan Pelabuhan Ketapang Diminta Tak Terulang

"Kami butuh merawat sarana itu minimal empat jam dalam satu hari dan kami juga butuh waktu supaya stasiun itu bersih, karena kereta akan melayani lagi penumpang esok harinya," kata Fadhila di Jakarta, Rabu 11 Januari 2017. 

Dia mengungkapkan, mengenai penambahan jam operasional itu pihaknya akan melihat sesuai dengan situasi ke depannya. “Jika sudah memungkinkan secara situasi dan kondisi, tentu akan dilakukan. Kami tidak mau mengejar operasional terus, akibatnya hal yang terkait pelayanan langsung jadi terabaikan," kata dia. 

img_title Kemenhub Mulai Serahkan Pemenuhan Hak Para Korban KMP Virgo Transport 8 ke Ahli Waris

Fadhila menambahkan, saat peak season, pada tahun baru, pihaknya telah menambah jam operasional KRL. Hal ini akan menjadi pertimbangan bagi perusahaan ke depan. 

"Kalau tahun baru kemarin, kita sudah tambah (jam operasional). Tetapi, apakah seperti itu terus kita akan lihat," kata dia. (asp)

Ilustrasi penggunaan dry ice untuk urai asap karhutla

48 Bandara Terdampak Kabut Asap Karhutla, 2.458 Penerbangan Terganggu hingga Oktober 2026

Kabut asap karhutla mengganggu 2.458 penerbangan hingga 17 Oktober 2026. Simak daftar bandara terdampak di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

img_title
VIVA.co.id
18 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut