BKPM: PM Jepang Bawa 30 CEO ke RI Jajaki Investasi

Kepala BKPM, Thomas Trikasih Lembong
Sumber :
  • VIVA.co.id/Moh Nadlir

VIVA.co.id – Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Thomas Trikasih Lembong mengatakan bahwa kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe akhir pekan ini ke Indonesia akan menjadi momentum penting dalam hal investasi di Tanah Air. 

img_title Prabowo Sebut Pendidikan Butuh Investasi yang Besar, Akui Korupsi Sesungguhnya Awal Kehancuran Bangsa

"Kami sudah ke Tokyo kira-kira enam pekan yang lalu. Sekarang ada momentum lagi dengan kunjungan PM Abe. Itu untuk melanjutkan fasilitas investasi Jepang di Indonesia," ujar Thomas di Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Jalan Medan Merdeka Barat 15, Jakarta Pusat, Jumat 13 Januari 2017. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, kata Thomas, Jepang merupakan negara penyumbang investasi terbesar kedua di dalam negeri pada bidang infrastruktur, khususnya listrik. 

img_title Suahasil Pede Investasi di RI Tumbuh 7% pada 2027, Ini Faktornya

"Jadi, Jepang berperan sangat penting di bidang investasi. Nilai investasi Jepang kedua terbesar di Indonesia. Mereka sangat besar sekali di bidang infrastruktur, khususnya listrik," ungkap mantan menteri perdagangan tersebut. 

Diketahui, PM Shinzo Abe memilih Indonesia sebagai negara pertama di dunia yang akan dikunjunginya pada 2017. Abe dijadwalkan akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo, selama kunjungan kenegaraan pada 15-16 Januari. 

img_title Wakil Ketua Panja sebut Investasi hingga Haji Bodong akan Masuk RUU Perampasan Aset

Jepang merupakan mitra strategis Indonesia di berbagai bidang. Kunjungan itu diharapkan untuk meningkatkan kerja sama dengan prinsip dasar saling menguntungkan bagi kedua negara. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Isu-isu yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut antara lain soal politik, ekonomi, maritim, dan sosial budaya. Ke Indonesia, PM Abe akan didampingi 30 pemimpin perusahaan atau chief executive officer (CEO) dari beragam latar belakang dan berbagai bidang, seperti perbankan, properti, manufaktur, transportasi hingga industri baja. 

Isu ekonomi akan menjadi porsi terbesar dalam pertemuan kedua kepala negara itu. Tak ketinggalan, kerja sama maritim juga akan dibahas, yang mencakup kerja sama infrastruktur, peningkatan kolektivitas, dan investasi. 

Presiden Prabowo Subianto menerima jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Hambalang

Kadin: Investasi Dalam Negeri Tembus Rp 2.000 triliun di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo

Ketum Kadin Indonesia Anindya Bakrie mengatakan, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai hampir Rp2.000 triliun dalam dua tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo

img_title
VIVA.co.id
1 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut