JP Morgan Naikkan Peringkat RI, Menkeu Beri Apresiasi

Menko Darmin Nasution, Menkeu Sri Mulyani, dan Gubernur BI Agus Martowardojo
Sumber :
  • VIVA.co.id/Chandra G Asmara

VIVA.co.id – Pemerintah Indonesia mengapresiasi keputusan JP Morgan Chase Bank NA, yang kembali menaikkan peringkat aset ekuitas – dari yang sebelumnya di level underweight menjadi netral. Sebelumnya, JP Morgan memangkas level rekomendasi, dari overweight menjadi underweight.

img_title Laporan JP Morgan Soal Prediksi Ekonomi Indonesia di 2021

"Bagus (dinaikkan peringkatnya)," ujar singkat Menteri Keuangan Sri Mulyani saat ditemui di kantornya, Senin 16 Januari 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal senada turut diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution. Menurut dia, kondisi perekonomian Amerika Serikat di era Presiden terpilih Donald Trump, yang menjadi pertimbangan JP Morgan, sebelum memangkas level rekomendasi aset ekuitas memang mendasar.

img_title Jadi Dealer Surat Utang RI Lagi, JP Morgan Sowan ke Jokowi

Namun, keputusan lembaga keuangan internasional tersebut memangkas level rekomendasi aset ekuitas Indonesia dinilai sangat berlebihan. Terlebih, kondisi perekonomian Indonesia tidak seburuk yang dibayangkan.

"Bagus kalau dia (JP Morgan) mengoreksi," katanya.

img_title Menkeu Ungkap Alasan JP Morgan Boleh Jualan SUN Lagi

Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo, juga sepakat bahwa keputusan JP Morgan sama sekali tidak sesuai dengan fundamental ekonomi secara keseluruhan. Misalnya, dari sisi inflasi yang terkendali, cadangan devisa yang terjaga, dan kondisi nilai tukar yang stabil.

"Di tahun 2017 ini, kami harapkan menjadi kondisi pemulihan. Sehingga, pertumbuhan ekonomi kami harapkan 5-5,4 persen," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, rekomendasi overweight artinya adalah selama enam hingga 12 ke depan, pasar keuangan akan bergerak di atas rata-rata ekspektasi dari para analis. Netral artinya dalam rentang yang sama, pergerakannya sesuai ekspektasi. Sedangkan underweight artinya di bawah espektasi atau diperkirakan lebih buruk.

(ren)

Papan elektronik IHSG di Bursa Efek Indonesia (foto ilustrasi)

JP Morgan Nilai Omnibus Law Jadi Hal Positif ke Pasar Ekuitas RI

JP Morgan menilai omnibus law akan mampu memicu reformasi struktural utama untuk tingkatkan investasi asing.

img_title
VIVA.co.id
9 Desember 2020
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut