Gubernur Sumut Protes Tanjung Priuk Jadi Hub Internasional

Petugas beraktivitas di ruang planning control Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta
Sumber :
  • VIVA.co.id/Muhamad Solihin

VIVA.co.id – Penetapan Pelabuhan Kuala Tanjung sebagai hub internasional, telah diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2011, tentang Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia, atau MP3EI tahun 2011-2015.

img_title Menhub Belum Putuskan Impor KRL Bekas, KAI Targetkan Pengiriman Mulai Akhir 2026

Karena itu, Gubernur Sumatera Utara Teuku Erry Nuradi keberatan dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor 901/206 tentang Rencana Induk Pelabuhan Nasional (RIPN) tahun 2016 menunjuk Tanjung Priok sebagai hub internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi kan, hirarkinya Kepmen itu ada di bawah Perpres. Saya minta itu tidak digeser (ke Pelabuham Tanjung Priok). Kalau Perpres sudah menyatakan Kuala Tanjung dan Bitung jadi hub internasional, itu harus dilaksanakan," ujar Ery di kantor Kemenko Maritim, Jakarta, Senin 30 Januari 2017.

img_title Truk ODOL Jadi Sorotan, Kemacetan Pelabuhan Ketapang Diminta Tak Terulang

Erry mengakui, Pelabuhan Kuala Tanjung memang belum siap untuk dijadikan pelabuhan hub internasional, karena saat ini masih dalam tahap pengembangan dan pembangunan.

"Pemerintah bilang Kuala Tanjung kan belum siap, masih dalam pembangunan, jadi sementara geser dulu ke Tanjung Priok. Saya bilang enggak seperti itu, harus diubah peraturannya. Jadi, apa yang harus dilaksanakan di daerah, tetap dilaksanakan di sana. Kecuali, tidak tertampung lagi," kata Erry.

img_title Kemenhub Mulai Serahkan Pemenuhan Hak Para Korban KMP Virgo Transport 8 ke Ahli Waris

Erry meminta, pemerintah pusat tetap melakukan sosialisasi bahwa Kuala Tanjung tetap sebagai hub internasional, namun digeser sementara ke Tanjung Priok. Sehingga, perencanaan yang dilaukan tetap sesuai target. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, hal ini sangat penting, agar para investor tidak terjebak pada multitafsir regulasi, sehingga mereka urung menanamkan modalnya di Pelabuhan Kuala Tanjung tersebut.

"Kami kan lagi mengundang investor, mereka tertarik. Kuala Tanjung kan jadi hub internasional, kalau ada Kepmen lagi, jadi multitafsir. Investor bingung, mana yang benar," ujarnya. (asp)

Ilustrasi penggunaan dry ice untuk urai asap karhutla

48 Bandara Terdampak Kabut Asap Karhutla, 2.458 Penerbangan Terganggu hingga Oktober 2026

Kabut asap karhutla mengganggu 2.458 penerbangan hingga 17 Oktober 2026. Simak daftar bandara terdampak di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

img_title
VIVA.co.id
18 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut