Tinggal di Dataran Tinggi Mampu Sehatkan Fisik dan Mental

Wisata di Dataran Tinggi Dieng.
Sumber :
  • R Jihad Akbar / VIVA.co.id

VIVA.co.id – Sejak dahulu, masyarakat percaya lingkungan dan kondisi tempat tinggal seseorang berpengaruh bagi kesehatan. Penelitian baru-baru ini juga menyebutkan bahwa, ternyata, tinggal di dataran tinggi membuat kondisi kesehatan seseorang membaik.

img_title Terapi Pengelolaan Berat Badan & Lindungi Kesehatan Jantung Jadi Tema World Heart Day 2026

Dilansir Medical Daily, penelitian itu juga menyebutkan, kesehatan dan mental seseorang juga ditentukan letak dan kondisi geografisnya. Berikut beberapa manfaat kesehatan fisik dan mental berdasarkan tempat tinggal individu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Menurunkan risiko penyakit jantung

img_title Perut Pria Makin Buncit Setelah Usia 40? Ini yang Sebenarnya Terjadi pada Tubuh

Studi terbaru menemukan bahwa tinggal di dataran tinggi dapat menurunkan risiko sindrom metabolik dibanding mereka yang tinggal di dataran rendah (laut). Di mana sindrom metabolik dipicu dari faktor kombinasi tekanan darah tinggi, peningkatan kolesterol dan kelebihan lemak di pinggul.

2. Menurunkan rasa lapar dan obesitas

img_title Waspadai Produk Obat Abal-abal, BPOM Ingatkan Penanganan Obesitas Tak Bisa Instan

Studi yang dipublikasi pada tahun 2014 menemukan bahwa tinggal di dataran tinggi dapat menekan rasa lapar dengan meningkatkan leptin dan hormon lainnya sebagai pengontrol nafsu makan. Dengan demikian, hal tersebut juga berkaitan erat dengan angka obesitas di dataran tinggi yang cenderung kecil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Terhindar masalah otak

Pada 2013, para peneliti dari Colorado School of Public Health menemukan kaitan antara dataran tinggi dan cedera otak. Studi tersebut membandingkan para siswa yang tinggal di dataran rendah serta dataran tinggi. Hasilnya ditemukan bahwa kelompok siswa yang tinggal di dataran tinggi, berisiko rendah mengalami gegar otak.

Ilustrasi obesitas/kegemukan.

Bukan Cuma Pangkas Berat Badan, Obat Obesitas Ini Dikaitkan dengan Penurunan Lemak Hati

Penanganan obesitas tidak hanya berkaitan dengan angka timbangan. Kondisi organ dalam, termasuk hati, juga menjadi perhatian karena penumpukan lemak di organ tersebut.

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut