Incar Pulau Dewata, BFI Finance Gelar Pesta

PT BFI Finance Tbk menyasar nasabah di Pulau Bali. Foto ilustrasi kredit kendaraan.
Sumber :
  • Duitpintar.com

VIVA.co.id – PT BFI Finance Tbk menyasar nasabah di Pulau Bali, lantaran daerah tersebut mempunyai potensi yang besar. Bahkan hingga awal tahun ini saja telah mencapai 15 ribu nasabah.

img_title Rebana CEO Club 2025, Bank bjb Perkuat Ekosistem Investasi Dongkrak Ekonomi Jabar

Direktur Pembiayaan Retail PT BFI Finance Tbk Sutadi menjelaskan, sepanjang tahun ini BFI akan menggelar program Uber Miliaran yang dibagi dalam empat periode program yang dilakukan secara triwulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Bali merupakan salah bahwa satu wilayah dengan kontribusi dan prestasi terbaik. Untuk itulah, program Uber Miliaran dimulai dari Bali," kata dia lewat keterangan resmi, Rabu, 1 Januari 2017.

img_title Malaysia Juara Keuangan Syariah Global, Posisi Indonesia bikin Kaget

Sutadi mengungkapkan, sepanjang  2016, BFI Finance mencatat pertumbuhan jumlah nasabah di seluruh Indonesia mencapai 10 persen. Saat ini BFI Finance memiliki 209 kantor cabang dan 96 gerai dengan total 305 outlet di seluruh Indonesia.

"Untuk meningkatkan kepuasan nasabah selain pengadaan program Uber Miliaran, kami juga sinergi kan dengan program dan inovasi layanan kami untuk nasabah. Melalui program ini kami menargetkan angka pertumbuhan nasabah yang meningkat," tuturnya.

img_title Dihantui Ketidakpastian Ekonomi Global, Industri Keuangan RI Berisiko Alami Ini Semester II-2025

Sutadi mengungkapkan, BFI juga melanjutkan program pembiayaan untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) karena selama ini menurutnya banyak pelaku UMKM yang tidak tersentuh oleh perbankan dan tidak tertangani dengan baik oleh industri finansial.

"Jadi, program pembiayaan untuk UMKM ini diharapkan mampu menjadi bagian dan kontribusi perusahaan mendukung peran pemberdayaan ekonomi kreatif. Sepanjang tahun 2017, perusahaan menargetkan pembiayaan untuk sektor UMKM di 10 cabang BFI sebesar Rp100 miliar," ujarnya.

Ilustrasi Asuransi Syariah

Bukan Cuma Premi, Tata Kelola Kini Jadi Penentu Kepercayaan Nasabah Asuransi

Penguatan tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan jadi fokus industri asuransi, seiring pengakuan atas kinerja perusahaan dan standar GRC yang makin ketat.

img_title
VIVA.co.id
4 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut