Bos Dibui, Saham Samsung Electronics Melorot

Bos Samsung Grup, Jay Y Lee (tengah)
Sumber :
  • Shin Wong-soo/News1 via REUTERS

VIVA.co.id – Pasar saham di kawasan Asia dan Pasifik dibuka memerah pagi ini, terjerat kinerja negatif sebagian besar indeks di Wall Street. Kasus skandal korupsi bos Samsung di Korea Selatan juga jadi sorotan investor pasar saham di kawasan. 

img_title Samsung Galaxy S26 FE Punya Fitur yang Tidak Dimiliki Kakaknya

Dilansir dari CNBC, Jumat 17 Februari 2017, Bos Samsung Jay Y. Lee ditangkap pagi ini, karena dituduh korupsi yang juga melibatkan Presiden Korsel Park Geun-Hye. Lee ditahan di penjara Seoul, sambil menunggu keputusan pengadilan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lee dan Samsung melalui juru bicaranya membantah telah melakukan kesalahan atau terlibat pada kasus tersebut. 

img_title Update Harga HP Terbaru Agustus 2026, Mulai dari Samsung hingga iPhone

"Kami akan melakukan yang terbaik untuk memastikan bahwa kebenaran terungkap dalam pengadilan," ujarnya. 

Indeks Kospi turun 0,35 persen sementara Kosdaq naik 0,15 persen. Saham Samsung Electronic turun 0,4 persen pada perdagangan pagi ini. Sedangkan, Saham Samsung SDi naik 0,4 persen, Samsung Electri-Mechanics naik 0,7 persen, Samsung C & T turun 2 persen dan Samsung Engineering turun 2 persen. 

img_title Turun Harga! 3 HP Lipat Bekas Ini Worth It untuk Dibeli, Masih Bisa Dipakai Jangka Panjang

Bergeser ke Jepang, Nikkei stock Average turun 0,69 persen dan indeks Topix turun 0,59 persen. Di Australia, Indeks ASX 200 diperdagangkan turun 0,24 persen, terdorong merosotnya saham-saham emiten energi di negara tersebut. 

Saham Rio Tinto turun 1,66 persen, Fortescue turun 2,84 persen dan BHP Bilinton turun 1.93 persen.
 

iPhone Duo.

5 HP Lipat yang Makin Panas Bersaing pada 2026, Terbaru Ada iPhone Duo

5 HP lipat terbaru 2026 makin sengit, dari iPhone Duo, Galaxy Z Fold8, Pixel 11 Pro Fold, Huawei Mate XT2, hingga Xiaomi 18 Fold dengan teknologi dan desain canggih.

img_title
VIVA.co.id
11 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut