Izin Dicabut Sebulan Lalu, Semen Rembang Masih Mangkrak

Aktifitas Semen Rembang
Sumber :

VIVA.co.id – Genap satu bulan aktivitas pembangunan pabrik semen milik PT Semen Indonesia di Rembang, Jawa Tengah berhenti operasi. Pabrik yang hampir 100 persen selesai itu mangkrak setelah pencabutan izin lingkungan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo keluar pada 16 Januari 2017.

Imbas terhentinya operasional pabrik menjadikan proyek dengan total investasi senilai Rp5 triliun itu mangkrak. Tak nampak aktivitas berarti di lokasi pabrik seluas 57 hektare dengan ribuan karyawan tersebut.

Secara fisik tampak cerobong besar pabrik bertuliskan Semen Gresik itu bahkan berkarat dan berlumut. Suasana di beberapa titik alat besar itu juga sangat lengang dan tak ada aktivitas berarti para karyawan. Hanya beberapa petugas keamanan yang berada di pos masuk pabrik.

Menurut Kepala Proyek Pabrik Semen Rembang, Heru Indra, bahwa pekerjaan di area pabrik memang terhenti sejak Gubernur Jateng mencabut izin lingkungan pada 16 Januari.

"Seluruh operasional berhenti semua, sambil menunggu izin gubernur," jelas Heru di area pabrik semen Rembang, Minggu, 19 Februari 2017.

Pembangunan pabrik sebenarnya sudah 100 persen selesai dan bisa mulai operasi di awal 2017. Pabrik sendiri juga sudah memulai proses awal produksi semen sebagai uji coba.
 
"Kita dalam proses produksi semen mill atau penggilingan semen dengan runing kapasitas 250 ton per jam, tapi sekarang berhenti. Proses pengepakan semen juga sudah beroperasi tapi dihentikan, " jelasnya.

Pihaknya khawatir jika aktivitas mesin pabrik berhenti terlalu lama berimbas pada kerusakan mesin. Sehingga, aktivitas perawatan terus dilakukan. Utamanya pemanasan mesin utama.

"Bicara pabrik semen jantungnya adalah Rotary Kiln. Pipa berdiameter 5,5 meter dengan panjang 86 meter ini harus selalu diputar. Karena pabrik semen didesain 24 jam sehari atau tidak berhenti. Hampir 345 hari per tahun desainnya harus running. Kalau tidak akan bahaya, " beber dia.

Saat Aksi Semen Kaki Diragukan dari Hati

Perawatan lain adalah mesin long belt convyer atau sirkuit sepanjang 3,8 kilometer untuk mengangkut material tambang ke pabrik. Sirkuit berbentuk sabuk berjalan itu berfungsi sebagai alat transportasi material tambang ke pabrik yang ramah lingkungan. Alat dengan kapasitas pembawa material 1.500 ton per jam ini, bertujuan mengurangi dampak polusi debu.

Sebulan lalu

Tolak Pabrik Semen, Nisan Ibu Patmi Berdiri di Depan Istana

Pencabutan izin pabrik semen milik BUMN ini sebelumnya tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur No 660.1/4 Tahun 2017 tertanggal 16 Januari 2017. Isinya tentang Pencabutan Keputusan Gubernur Nomor 660.1/30 Tahun 2016 tentang Izin Lingkungan Kegiatan Penambangan Bahan Baku dan Pembangunan serta Pengoperasian Pabrik Semen PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.

Gubernur memerintahkan pihak Semen Indonesia menyempurnakan dokumen adendum analisis mengenai dampak lingkungan (Amdal) dan Revisi Rencana pengelolaan Lingkungan dan Rencana Pemantauan Lingkungan (RKL-RPL) berdasarkan putusan peninjauan kembali Mahkamah Agung. Sejak pencabutan izin itu, seluruh aktivitas pabrik pun berhenti total hingga diterbitkannya izin amdal yang baru.

Kasus Semen Rembang Ganggu Iklim Investasi Nasional
Menteri Sosial Khofifah saat berkunjung ke Rembang, Jawa Tengah.

Mensos Ingin Warga Punya Saham PT Semen Indonesia di Rembang

Ada dampak sejahtera yang signifikan bagi warga karena pabrik semen.

img_title
VIVA.co.id
22 April 2017