45 Persen Masyarakat RI Tak Siap Beli Rumah
Kamis, 23 Februari 2017 - 14:00 WIB
Sumber :
- VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis
Senada dengan hal tersebut, Survei Harga Properti Residensial di Pasar Primer dari Bank Indonesia selama kuartal IV 2016, yang dirilis Februari 2017 ini mengungkapkan sejumlah faktor utama yang dapat menghambat pertumbuhan bisnis properti adalah suku bunga KPR (19,91 persen), uang muka rumah (18,39 persen), perizinan (16,15 persen), pajak (13,76 persen), serta kenaikan harga bangunan (13,54 persen).Â
Hasil survei ini juga mengindikasikan bahwa sebagian besar konsumen properti, atau 77,22 persen masih memilih Kredit Pemilikan Rumah (KPR) sebagai fasilitas utama dalam melakukan transaksi pembelian properti residensial. Jumlah ini meningkat dibandingkan kuartal sebelumnya, yaitu sebesar 74,77 persen. (asp)
Tren Hunian Vertikal Berubah, Fasilitas Produktif Jadi Peluang Bisnis Properti
Tren remote working kini mendorong pengembang properti menghadirkan hunian vertikal dengan fasilitas kerja, akses strategis, dan penunjang gaya hidup.
VIVA.co.id
22 Oktober 2026