Bappenas: Bangun Tanggul Pantai Tetap Prioritaskan Nelayan

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro.
Sumber :
  • ANTARA/Sigid Kurniawan

VIVA.co.id – Pemerintah melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas memastikan pembangunan tanggul pantai, atau laut yang sedang direncanakan saat ini, tetap memperhatikan keberadaan kampung nelayan di pesisir pantai.

img_title Bappenas Pastikan Dana Pemerintah Masih Aman Hadapi Dampak El Nino, Fokus pada Penanganan Mendesak

Bahkan, pembangunan tanggul dinilai dapat menjaga pemukiman nelayan dari turunnya permukaan tanah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro mengatakan, pihaknya dan Kementerian Koordinator Kemaritiman telah sepakati pembangunan tanggul pantai di beberapa titik kritis di wilayah Jakarta Barat dan Utara. Tanggul tersebut memiliki panjang 20 kilometer untuk atasi banjir rob akibat turunnya permukaan tanah. 

img_title Bappenas Ungkap Cadangan Beras Pemerintah Tembus 5,19 Juta Ton, Lampaui Target Semester I 2026

"Kita concern dengan kampung nelayan, sehingga pembangunan tanggul, atau apapun nanti harus perhatikan kampung nelayan," ucap Bambang di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta pada Rabu 8 Maret 2017.

Ia mengungkapkan, selain pembangunan tanggul di pesisir pantai, Jakarta idealnya juga harus memiliki satu kampung nelayan yang terintegrasi, antara tempat tinggal dan tempat produksi hasil laut. Sehingga, nantinya pembangunan ini akan ikut terfokus dalam hal tersebut.

img_title Alarm dari Bappenas! Kerugian Ekonomi Akibat Perubahan Iklim Diprediksi Tembus Rp2.005 Triliun

"Integrasi antara dermaga dengan tempat pelelangan ikan, cold storage. Idealnya itu punya akses langsung ke laut lepas," ujarnya. 

Sementara itu, ia juga mengungkapkan pembangunan tanggul pantai ini tidak akan ada implikasi negatif terhadap pembangunan proyek di luar pantai. Bahkan, saat disinggung soal proyek pulau reklamasi pun, Bambang berdalih. "Saya enggak urusin pulau reklamasi. Saya urusin pertahanan Jakarta terhadap banjir air laut (rob)," ujarnya. (asp)

Kolaborasi Bangun Bangsa Jadi Langkah Nyata Menuju Indonesia Emas 2045

Kolaborasi Bangun Bangsa Jadi Langkah Nyata Menuju Indonesia Emas 2045

Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menegaskan pembangunan Indonesia harus inklusif dan berkelanjutan melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

img_title
VIVA.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut