The Fed Naikkan Suku Bunga, Waspadai Dolar Menguat Lagi

Mata uang dolar AS.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Anhar Rizki Affandi

VIVA.co.id – Nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hari ini diproyeksi rawan terjadinya koreksi. Lantaran banyak sentimen negatif yang berisiko memberikan tekanan pada rupiah.

img_title Rupiah Menguat ke Rp17.896 per Dolar AS pada Jumat Pagi, Naik 19 Poin

Analis PT Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada, mengatakan hasil rapat The Fed diharapkan tidak berimbas pada pelemahan rupiah lantaran proyeksi dolar yang akan menguat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Penilaian kami belum berubah di mana perlu diwaspadai potensi kenaikan dolar setelah pertemuan The Fed. Kami harapkan keputusan FOMC (Federal Open Market Committe) tidak membuat volatilitas dolar AS melonjak yang," ujarnya di Jakarta, Kamis 16 Maret 2017.

img_title Rupiah Menguat ke Rp17.855, BI Ungkap Strategi Jaga Stabilitas di Tengah Gejolak Global

Reza menjelaskan, pelaku pasar masih cenderung memegang dolar AS saat ini. Sehingga membuat laju dolar kembali meningkat lebih tinggi dibandingkan rupiah. 

Di sisi lain, saat ini pelaku pasar juga tengah menanti keputusan Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang akan akan diumumkan hari ini.

img_title Rupiah Dibuka Menguat Tipis, Tapi Diprediksi Melemah Jelang Keputusan Suku Bunga BI

"Diperkirakan rupiah akan bergerak dikisaran Rp13.382 hingga Rp13.339," lanjut Reza.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia, rupiah melemah 15 poin menjadi Rp13.375 per dolar AS pada perdagangan kemarin. Pada hari sebelumnya, Selasa 14 Maret, kursnya senilai Rp13.360 per dolar AS. (ren)

Ilustrasi rupiah dan dolar AS.

Rupiah Tertekan ke Rp17.913 per Dolar AS, Pasar Waspadai Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Rupiah melemah ke Rp17.913 per dolar AS pada sore hari ini, Senin 12 Oktober 2026. Pasar mencermati sinyal kenaikan suku bunga The Fed dan data inflasi AS.

img_title
VIVA.co.id
12 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut