Angkutan Udara untuk Lebaran 2017 Mulai Disiapkan

Ratusan calon penumpang pesawat mengantre untuk masuk kedalam Terminal 1 C Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten,
Sumber :
  • ANTARA/Muhammad Iqbal

VIVA.co.id – Kementerian Perhubungan mulai menyiapkan angkutan untuk menghadapi datangnya Ramadan dan Idul Fitri tahun ini. Salah satu persiapan yang dilakukan adalah peningkatan layanan di berbagai jasa transportasi.

img_title Menhub Belum Putuskan Impor KRL Bekas, KAI Targetkan Pengiriman Mulai Akhir 2026

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Agus Santoso, mengatakan pihaknya telah melakukan pertemuan dengan stakeholder perhubungan udara dalam rangka peningkatan pelayanan penerbangan. Dalam pertemuan tersebut juga membahas mengenai persiapan perhubungan udara dalam menyambut Lebaran tahun ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pertemuan antara stakeholder semuanya, mulai dari air navigation juga mengenai operator bandara. Kenapa kami kumpulkan, karena kami tahu bandara dimulai dari darat. Sehingga semua harus disiapkan berupa penyiapan di-runway," kata Agus, di Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat, 17 Maret 2017.

img_title Truk ODOL Jadi Sorotan, Kemacetan Pelabuhan Ketapang Diminta Tak Terulang

Menurutnya, angkutan udara merupakan sektor penting dalam memberikan pelayanan transportasi terbaik bagi masyarakat. Mengingat pada saat Lebaran maupun libur panjang, mayoritas masyarakat menggunakan jasa transportasi udara.

"Pada saat Lebaran biasanya presentase passenger lebih banyak menggunakan penerbangan. Lonjakan penumpang bisa mencapai 7 sampai 9 persen karena itu pesawat harus dipersiapkan," tuturnya.

img_title Kemenhub Mulai Serahkan Pemenuhan Hak Para Korban KMP Virgo Transport 8 ke Ahli Waris

Agus menjabarkan, saat ini pihaknya sedang mempersiapkan rencana penambahan pesawat tambahan (extra fligt) untuk mengantisipasi adanya lonjakan penumpang.

"Extra flight itu penerbangan di luar schedule. Rencana sementara kami akan melakukan penambahan penerbangan dari segi kuantitas. Dan dari segi kualitas harus menerbangkan pesawat yang memiliki regulasi dan kesiapan lain yang sudah ditetapkan," ujar Agus. (ase)

Ilustrasi penggunaan dry ice untuk urai asap karhutla

48 Bandara Terdampak Kabut Asap Karhutla, 2.458 Penerbangan Terganggu hingga Oktober 2026

Kabut asap karhutla mengganggu 2.458 penerbangan hingga 17 Oktober 2026. Simak daftar bandara terdampak di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

img_title
VIVA.co.id
18 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut