Lima Perusahaan AS yang Jadi Sorotan Pemerintah RI
- VIVA.co.id/Agus Tri Haryanto
4. Uber
Perusahaan teknologi asal AS ini jadi sorotan publik setelah semakin menjamurnya angkutan online di Indonesia beberapa tahun ini. Kehadiran penyedia aplikasi angkutan online ini pun mulai ditentang oleh para angkutan umun konvensional.Â
Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan pun terus menggodok regulasi terkait angkutan berbasis online hingga kini.Â
5. ExxonMobil
Exxon telah memegang kontrak di blok Migas East Natuna sejak 8 Januari 1980. Pada 1985, Exxon memperoleh perpanjangan kontrak selama 20 tahun, hingga Exxon diperkenankan mengelola blok ini hingga 2005.Â
Kemudian pada 2010 pemerintah melalui Pertamina kembali menandatangani kontrak kerja sama penggarapan proyek lapangan gas di blok tersebut hingga tahun ini. Padahal alasan pemutusan kontrak pada 2005 karena perusahaan itu tak kunjung memproduksi gas.Â
Dalam rangkaian kunjungan Pence ke Indonesia saat ini, rencananya masalah kontrak kerja sama Pertamina dengan Exxon Mobil akan dibahas. Bahkan kemarin, Wakil Menteri ESDM Acandra Tahar mengatakan, Pence akan memberikan kabar baik mengenai kerja sama ini.Â