Akhir Pekan, Waspadai Rupiah Melemah Lagi

Dolar AS dan rupiah.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Muhamad Solihin

VIVA.co.id – Perdagangan nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat akhir pekan ini diperkirakan akan melanjutkan pelemahannya meskipun tidak ada sentimen negatif dari dalam negeri.

img_title Rupiah Dibayangi Ancaman Rp21.000 per Dolar AS, Ini 4 Hal yang Harus Segera Dibenahi

Analis PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) yang dinyatakan tetap, tampaknya juga tidak akan banyak membantu menguatnya rupiah sesuai ekspektasi pasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pelemahan yang terjadi pada rupiah telah membuka peluang pelemahan lanjutan," kata Reza di Jakarta, Jumat, 21 April 2017. Menurutnya, jika dilihat dari pergerakan kemarin, laju rupiah kembali melanjutkan pelemahannya menuju level dikisaran Rp12.300.

img_title Harga Minyak Tembus US$115 per Barel, Rupiah Ikut Tertekan

"Kondisi ini tidak jauh berbeda dengan perdagangan sebelumnya dimana pelemahan rupiah terjadi di saat laju dolar juga sedang mengalami pelemahan," tuturnya.

Di sisi lain, pergerakan dari dolar Paman Sam terlibas dengan adanya penguatan euro yang memfaktorkan adanya pemilu di sejumlah area di Zona Eropa dan lonjakan dolar New Zealand seiring rilis kenaikan inflasi ke level tertingginya selama lima tahun.

img_title Rupiah Melemah ke Rp18.080 per Dolar AS, Konflik Houthi dan Harga Minyak Jadi Sorotan

"Tampaknya pelaku pasar lebih memilih masuk pada mata uang yang memiliki risiko dan kerentanan cukup rendah. Akibatnya nilai dolar dan sejumlah mata uang yang dinilai high risk termasuk rupiah cenderung terkena imbas negatif," ujarnya.

Reza menyampaikan, pergerakan rupiah hari ini diperkirakan akan bergerak di kisaran Rp13.345 hingga Rp13.274 per dolar AS.

Ilustrasi rupiah dan dolar

Rupiah Terancam Betah di Atas Rp18.000 hingga Akhir 2026, Dolar AS Makin Perkasa

Rupiah diprediksi bertahan di atas Rp18.000 hingga akhir 2026, bahkan berpotensi menyentuh Rp18.350 per dolar AS. Ini dampaknya bagi ekonomi Indonesia.

img_title
VIVA.co.id
3 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut