Pengakuan Hacker, Paling Doyan Retas Gmail

Hacked Akun Gmail.
Sumber :
  • www.cheers4all.com

VIVA.co.id – Penipuan besar rentan terjadi pada situs-situs internet dan akun surat elektronik (email). Sejumlah orang bahkan pernah berurusan dengan bentuk penipuan phishing.

img_title Uni Eropa Resmi Wajibkan Laporan Serangan Siber dalam 24 Jam

Phishing adalah bentuk penipuan melalui internet di mana pelaku menyamar sebagai perusahaan yang sah. Biasanya, mereka mengincar informasi keuangan dari para pemegang rekening melalui online.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tindakan ini memungkinkan peretas (hacker) mengambilalih akun email orang tersebut. Mengutip situs Independent, Jumat, 5 Mei 2017, email yang kerap dijadikan medium peretasan dan penipuan adalah Google Email (Gmail).

img_title Jangan Percaya Ada yang Ngaku-ngaku Perekrut BUMN atau Tech Titan di LinkedIn

Lantas, bagaimana cara kerjanya? Seorang penipu akan mengirimi tautan Google Documents kepada pengguna Gmail. Waspadalah, karena tautan ini tampak berasal dari "Seseorang yang Mungkin Anda Kenal".

Apabila menemui link mencurigakan seperti ini, lebih baik jangan dibuka. Namun, jika link itu di klik, maka hacker akan dengan leluasa mengakses akun Gmail Anda dan mengubahnya menjadi alat untuk menyebarluaskan peretasan.

img_title AI Sekarang bisa Meretas dalam 31 Detik Tanpa Bantuan Manusia

Langkah selanjutnya, informasikan kepada staf IT di tempat kerja Anda karena akun tersebut mungkin telah disusupi. Untuk bantuan awal, Anda harus menuju ke halaman My Account Google.

Lalu, pilih opsi perizinan dan hapus aplikasi "Google Doc". Aplikasi ini memiliki akses penuh ke akun Google seseorang dan juga dapat mengirim email yang tampaknya berasal dari pengguna.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan demikian, serangan tersembunyi ini sangatlah berbahaya. Email itu sendiri ditujukan kepada hhhhhhhhhhhhhhhh@mailinator.com, yang merupakan satu-satunya cara untuk mengetahui bahwa email itu berbahaya.

Mereka dinyatakan benar-benar sah, termasuk akun di bagian "From". Peretasan tampaknya tidak hanya mempengaruhi akun Gmail, namun beragam perusahaan yang menggunakan layanan Gmail.

Bitcoin.

Korea Utara Dituding FBI Bobol Binance hingga Rp113 Triliun, Begini Nasib Dana Pengguna

Binance mengklaim telah mengganti 90 persen dana pengguna yang dicuri dalam peretasan US$6,3 miliar. FBI menyebut kelompok peretas Korea Utara sebagai pelakunya.

img_title
VIVA.co.id
1 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut