Dibully, Curhatan Putri Bungsu Marissa Haque Bikin Nangis
- facebook.com/chikita.fawzi
VIVA.co.id – Setelah putri sulung pasangan Ikang Fawzi dan Marissa Haque, Isabella Fawzi angkat bicara soal keluhan netizen terhadap ulah ibunya yang kembali membuat keributan di media sosial, kini giliran putri bungsnya yang curhat dalam akunnya di Instagram.
Chikita Fawzi mengunggah foto bahagia keluarganya ketika berlibur ke Belanda. Menyertai foto itu, dia mencurahkan apa yang dirasakannya, bully-an yang diterima karena ulah ibunya dan rasa cintanya yang besar terhadap orangtua, terutama ayahnya. Â
Wanita yang kerap disapa Chiki ini menulis bahwa belajar mencintai tanpa syarat dari ayahnya. Karena itu, dia bisa melalui semuanya dengan tegar seperti ayahnya yang bisa mendampingi ibunya meski banyak bully-an yang mereka terima, akibat Marissa yang kerap melontarkan kata-kata yang memicu pertengkaran di media sosial.
"Saya belajar itu dari ayah saya. Ayah pernah bilang, 'Nak, kamu kalau janji sama orang pasti selalu berusaha menepati kan? Apalagi janji sama Allah. Ayah janji sama Allah pas ijab kabul, sama almarhum opa kamu untuk jaga ibu kamu, sampai maut memisahkan. Ayah enggak akan mencederai janji ayah sama Allah'," tulis wanita berusia 28 tahun tersebut.
Dia melanjutkan bahwa ayahnya juga yang selalu mengingatkan untuk lebih mencintai ibunya dibanding dirinya. Namun, hal itu yang justru membuatnya makin menyayangi musisi yang kini berusia 57 tahun tersebut, lantaran ketulusannya mencintai ibunya meski dicaci banyak orang.
"Tapi aku jadi makin sayang sama ayah karena dari kecil menyaksikan ketulusan hati ayah yag penuh cinta ini. Yang hidupnya mencari ridha Allah saja, enggak peduli di dunia babak belur perasaannya," kata Chiki.
Karena itu, pelantun Kala Sejuk Hadir ini mengaku sangat sedih ketika netizen menyerang ayahnya. Menurut dia, ayahnya adalah tulang punggung keluarga, seorang pekerja keras yang selalu membahagiakan keluarga.
Selain itu, ayahnya juga sosok yang cintai damai, tidak senang mencari musuh atau menghujat orang dan sangat bersahabat. Dia menuturkan bahwa ayahnya telah berusaha untuk melembutkan hati ibunya dan meminta anak-anaknya untuk ikut berdoa demi kebaikan keluarga mereka.